Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Motor yang digunakan pelaku pencuri sepatu masih berada di Polsek Mlati, Selasa, (10/4/2018). /Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, SLEMAN— Dua pemuda yang masing-masing bernama Ahmad Nanang alias Tole, warga Trihanggo, Gamping, Sleman dan Abibin Tomi alias Bagong, warga Tlogoadi, Mlati, Sleman menjadi sasaran amuk masa.
Keduanya ketahun mencuri sepatu di salah satu rumah Perumahan Sleman Permai, Blok C, Sanggrahan, Desa Tlogoadi, Kecamatan Mlati.
Kapolsek Mlati, Kompol Yugi Bayu Hendarto mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Senin (9/4/2018) malam. Mulanya dua pemuda itu berkeliling sekitar perumahan menunggangi sepeda motor dengan Suzuki Satria nomor polisi AB 6523 QE.
Mendapati sepasang sepatu tergeletak di depan sebuah rumah, keduanya pun berhenti dan menggasak sepasang sepatu tersebut.
Namun nahas, aksi kedua pelaku ini justru diketahui oleh warga yang tidak sengaja melihat pelaku mengambil sepatu. Meski sudah ketahuan pelaku masih mengelak kalau mencuri, ia berdalih sedang melakukan COD sepatu namun handpone yang dibawa lowbate.
"Warga yang emosi langsung menghajar kedua pelaku, sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Mlati. Pelaku ini mengambil sepatu seharga Rp45.000," katanya. Selasa (10/4/2018).
Lanjutnya, setelah kejadian tersebut warga menggelandang keduanya ke Mapolsek Mlati. Namun, sesampainya di Polsek kedua belah pihak baik korban dan pelaku membuat kesepakatan dan berkeinginan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.
"Dibawa warga ke Polsek jam 01.30 WIB dini hari, motifnya karena ingin memiliki. Tapi akhirnya selesai dengan cara kekeluargaan, antara korban dan pelaku juga sudah membuat surat pernyataan tadi malam. Motor pelaku masih di sini [Polsek] belum diambil," jelasnya.
Yugi mengimbau dengan kejadian tersebut masyarakat agar selalu waspada, untuk selalu memasukkan barang-barang yang dirasa berharga ke dalam rumah. Selain itu diharapkan untuk mengunci pintu rumah baik saat ditinggal ke luar rumah maupun saat akan beristirahat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.