Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Ilustrasi MTQ/JIBI-Solopos
Harianjogja.com, JOGJA-Lomba membaca Alquran atau Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat DIY akan digelar pada 17-19 April 2018. Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta pembinaan santri dilakukan seperti layaknya pembinaan para atlet.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Muhammad Lutfi Hamid mengatakan MTQ tingkat DIY akan diikuti oleh 300 peserta dan terdiri dari 20 cabang berbeda. Masing-masing kabupaten dan kota mengirimkan 60 peserta.
Lutfi mengatakan saat menyampaikan perihal MTQ kepada HB X, Sang Raja memberikan saran agar santri dibina seperti halnya para atlet. "Sehingga tidak sekedar setelah kegiatan MTQ selesai, tidak ada pembinaan selanjutnya. Itu arahan Pak Gubernur," jelasnya di Kompleks Kepatihan, Selasa (10/4/2018).
Lutfi melanjutkan, HB X ingin santri terus dipantau dan dibina setelah MTQ selesai. Selain itu, supaya mental santri terbangun, mereka harus diberikan ruang untuk tampil di hadapan orang banyak.
"Kalau kemudian yang bener-bener muncul dimajukan ke tingkat Nasional, tapi tetap belum sukses, ya akan dikeluarkan dari pembinaan. Harus terus ditumbuhkan kader baru," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.