Pembinaan Peserta MTQ Harus Diperlakukan Layaknya Atlet

I Ketut Sawitra Mustika
I Ketut Sawitra Mustika Rabu, 11 April 2018 13:20 WIB
Pembinaan Peserta MTQ Harus Diperlakukan Layaknya Atlet

Ilustrasi MTQ/JIBI-Solopos

Harianjogja.com, JOGJA-Lomba membaca Alquran atau Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat DIY akan digelar pada 17-19 April 2018. Gubernur DIY Sri Sultan HB X meminta pembinaan santri dilakukan seperti layaknya pembinaan para atlet.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY Muhammad Lutfi Hamid mengatakan MTQ tingkat DIY akan diikuti oleh 300 peserta dan terdiri dari 20 cabang berbeda. Masing-masing kabupaten dan kota mengirimkan 60 peserta.

Lutfi mengatakan saat menyampaikan perihal MTQ kepada HB X, Sang Raja memberikan saran agar santri dibina seperti halnya para atlet. "Sehingga tidak sekedar setelah kegiatan MTQ selesai, tidak ada pembinaan selanjutnya. Itu arahan Pak Gubernur," jelasnya di Kompleks Kepatihan, Selasa (10/4/2018).

Lutfi melanjutkan, HB X ingin santri terus dipantau dan dibina setelah MTQ selesai. Selain itu, supaya mental santri terbangun, mereka harus diberikan ruang untuk tampil di hadapan orang banyak.

"Kalau kemudian yang bener-bener muncul dimajukan ke tingkat Nasional, tapi tetap belum sukses, ya akan dikeluarkan dari pembinaan. Harus terus ditumbuhkan kader baru," terangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online