SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi UMKM /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA-Program Gandeng Gendong yang diluncurkan Pemkot Jogja beberapa hari lalu terus dikembangkan. Salah satu output yang diharapkan adalah ketertarikan pengusaha, baik hotel maupun pasar swalayan untuk ikut terlibat dalam mengembangkan produk mikro dan kecil.
Kepala Bidang Usaha Mikro Kecil Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja Tri Karyadi Riyanto mengatakan produk yang dihasilkan pelaku usaha mikro dan kecil sebagian sudah memiliki kualitas yang baik. Akan tetapi sebagian lainnya memang masih ada yang membutuhkan pendampingan untuk peningkatan kualitas.
Peningkatan kualitas tersebut, kata dia, bertujuan agar program Gandeng Gendong yang diluncurkan Pemkot Jogja beberapa hari lalu bisa menarik pelaku usaha seperti hotel, swalayan dan lainnya bisa mengakomodasi pemasaran produk UMKM tersebut.
"Ada komitmen antara Pemkot dengan pelaku usaha seperti hotel untuk memberikan tempat bagi pelaku UMKM. Mereka siap menampilkan produk UMKM di hotel,” kata Tri, Senin (23/4/2018).
Dalam komitmen itu, pengusaha hotel diakuinya juga siap membina pelaku usaha mikro kecil apabila produk yang ditampilkan belum memenuhi kualitas yang diinginkan. Tri menyebut sudah ada beberapa hotel yang tertarik untuk menampilkan produk dari pelaku usaha mikro kecil salah satunya hotel di Jalan Urip Sumoharjo yang berminat menggunakan produk kuliner dan kerajinan dari pelaku usaha mikro kecil di wilayah sekitar.
"Kami berharap hotel bisa menyerap produk yang dihasilkan pelaku usaha yang ada di sekitarnya," katanya.
Tak hanya itu, pelaku UMKM diminta juga untuk memasang katalog produk di hotel sehingga wisatawan atau tamu hotel bisa datang langsung ke tempat pelaku usaha apabila mereka tertarik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.