Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi Pemilu. (JIBI)
Harianjogja.com, BANTUL--DPC PKB Bantul menargetkan perolehan delapan kursi dalam Pemilu 2019. Untuk mencapai target itu, pengurus partai mulai menjaring bakal calon legislatif (bacaleg) untuk bertarung di pemilu tahun depan.
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu DPC PKB Bantul Subah Nawawi mengatakan proses penjaringan bacaleg sudah dimulai sejak Sabtu (21/4/2018) lalu dan rencananya dibuka hingga awal Juni mendatang. Menurut dia, ada beberapa prinsip yang dalam penjaringan yakni mencari calon potensial serta memenuhi kuota 30% keterwakilan perempuan.
Menurut dia, dari 45 calon yang akan diusung, PKB sudah mendapatkan 17 bacaleg. Mereka sudah mengambil formulir untuk maju. “Dari 17 nama, dua di antaranya merupakan bacaleg perempuan,” kata Subhan, kemarin.
Menurut dia, untuk Pemilu 2019, partainya menargetkan delapan kursi keterwakilan di DPRD. Jumlah ini menyamai prestasi di Pemilu 1999, karena PKB mendapatkan jatah kursi di DPRD sebanyak delapan anggota. “Kami ingin mengulang prestasi ini. Mudah-mudahan bisa tercapai,” ucapnya.
Subah menjelaskan untuk mencapai target ini tidak mudah karena saat ini jumlah kursi yang dimiliki PKB baru empat wakil. Oleh karena itu, dibutuhkan kerja keras dari seluruh kader agar mimpi mengulang prestasi di Pemilu 1999 dapat terulang kembali. “Kami akan siapkan kader yang potensial sehingga target tersebut dapat terpenuhi,” kata Sekretaris DPC PKB ini.
Pengurus DPC PKB Bantul Muh Agus Salim meyakini partainya bisa mengulang hasil di Pemilu 1999. Menurut dia, modal besar untuk mencapai target itu tidak lepas dari hubungan baik antara PKB dan jemaah Nahdliyin. “NU dan PKB sedang mesra-mesranya. Dengan modal ini, kami yakin dapat meraih kemenangan besar,” katanya.
Menurut dia, keyakinan semain kuat karena bacaleg yang direkrut memiliki basis massa yang kuat sehingga dapat menjadi senjata untuk mendulang suara dalam pemilu. “Mesin partai sudah dipanasi dan tinggal ngegas untuk mencapai target tersebut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik pada 2026. Pemerintah juga menyiapkan pembatasan konsumsi bagi masyarakat desil 9-10.
Pemkab Temanggung mulai menyalurkan Balinkes bagi warga kurang mampu. Bantuan maksimal Rp2,4 juta setahun untuk layanan kesehatan.
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta secara resmi membuka penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September
DPRD Sleman menargetkan penghasilan PPPK, termasuk paruh waktu, dapat mencapai UMR pada 2027. Sebagian tenaga pendidik masih di bawah UMK.
Danantara menggarap 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun yang diproyeksikan menyerap 37.833 tenaga kerja langsung.