Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi dana keistimewaan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Gunungkidul memiliki 15 desa budaya. Untuk mengembangkan desa budaya, pendampingan selalu diberikan.
Ketua Dewan Kebudayaan, Gunungkidul, CB Supriyanto mengatakan untuk pendampingan saat ini dari provinsi ada 24 pendamping, yang mendampingi 15 desa budaya di Gunungkidul.
“Dulu satu desa dua pendamping, tetapi saat ini ada tiga pendamping yang menangani dua desa. Jadi sekarang ada 24 pendamping yang mendampingi 15 desa budaya tersebut. Adapun kendala teknis, pendamping terkadang sibuk dengan aktivitas lain,” katanya, Selasa (8/5/2018).
Dia mengatakan, dari pihak provinsi juga mendukung program atau kegiatan desa budaya. Anggaran yang ada sekitar Rp20 juta per tahun, yang diambil dari Dana Keistimewaan.
Nantinya, desa budaya tersebut juga akan dilombakan, untuk melihat hasil dari pembinaan. Untuk memenuhi desa budaya sendiri harus memenuhi kriteria yang ada, yang nantinya ditetapkan oleh Gubernur DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
5 peluang kerja freelance bergaji dolar yang bisa dikerjakan dari rumah, mulai content writer hingga desainer grafis.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.