Hasil Final Pegadaian Championship PSS vs Garudayaksa: Skor 2-2
Gustavo Tocantins mencetak dua gol identik ke gawang Garudayaksa dan membawa PSS Sleman memaksa laga final berlanjut.
Ilustrasi wisuda mahasiswa. (Reuters/Fabian Bimmer)
Harianjogja.com, SLEMAN - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mewisuda 1.002 orang dalam acara Wisuda Sarjana Magister dan Doktor, Sabtu (12/5/2018). Tercatat 41,82% dari total jumlah peserta wisuda memperoleh predikat lulus dengan predikat cumlaude.
Rektor UNY Prof. Sutrisna Wibawa menjelaskan, pada wisuda periode Mei 2018 ini diikuti 1.002 orang, terdiri atas sembilan orang Doktor, 103 dari Program Magister Pendidikan, 822 orang Sarjana dan 68 orang Program Diploma.
Sebaran para peserta wisuda sebanyak 112 orang dari Pascasarjana, Fakultas Ilmu Pendidikan 133 orang, Fakultas Bahasa dan Seni 154 orang, FMIPA 160 orang, Fakultas Ilmu Sosial 74 orang, FT 170 orang, FIK 96 orang, dan FE tercatata 103 orang.
"Wisudawan yang meraih predikat cumlaude atau dengan pujian sebanyak 419 orang atau 41,82%, yang terdiri atas S3 ada dua orang, S2 ada 12 orang, S1 ada 382 orang, dan D3 ada 23 orang," terangnya dalam rilis kepada Harianjogja.com, Jumat (11/5/2018).
Sutrisna menambahkan, untuk Program Beasiswa Bidikmisi meluluskan 190 orang, dengan IPK tertinggi 3,87 dan IPK terendah 2,87 dan rata-rata IPK 3,56. Mahasiswa bidikmisi berpredikat cumlaude sebanyak 124 orang, predikat sangat memuaskan 64 orang dan memuaskan dua orang.
"Kami juga mengucapkan selamat kepada tiga mahasiswa afirmasi Papua yang mengikuti wisuda, yaitu atas nama Veronika Pigome, Margaretha Agnes Milla Mayor S1 Pendidikan Bahasa Inggris dan Dieuwertje Hulda S. Kapitarauw dari S1 Sastra Inggris," ungkapnya.
Adapun peserta wisuda peraih IPK tertinggi antara lain Ratna Ainun Fauzani IPK 3,92 dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) S1, Agatha Ratu Maheswara Dewayana IPK 3,87 dari Prodi Tata Rias dan Kecantikan D3.
Kemudian untuk S3 tertinggi IPK 3,96 atasnama Yunita Arian Sani Prodi Ilmu Pendidikan dan Eka Ad\'hiya IPK 3,99 dari Prodi Pendidikan Kimia S2. Muhammad Fauzi dari Produ lmu Administrasi Negara S1 dengan IPK 3,77 masa studi tiga tahun 6 bulan dan Yamin Ismail, IPK 3,56, Prodi Teknik Mesin D3 masa studi dua tahun tujuh bulan.
Predikat lulusan termuda diraih oleh Yunita Arian Sani Anwar IPK 3,96, Doktor Ilmu Pendidikan dengan usia 36 tahun satu bulan, serta Andina Nurul Wahidah, dari Magister Penelitian dan Evaluasi Pendidikan berusia 23 tahun tujuh bulan, kemudian Dwi Utami dari S1 PGSD berumur 20 tahun lima bulan.
"Di samping prestasi akademik yang ditunjukkan dengan IPK yang tinggi, ada 127 peserta wisuda yang telah menunjukkan prestasi dan pencapaian yang sangat membanggakan dalam berbagai kompetisi dan kejuaraan, baik di bidang penalaran, seni, olahraga, maupun kesejahteraan dan minat khusus baik di tingkat internasional, nasional maupun regional. Ada sembilan wisudawan yang menorehkan prestasi pada dua bidang sekaligus," imbuh Sutrisna.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gustavo Tocantins mencetak dua gol identik ke gawang Garudayaksa dan membawa PSS Sleman memaksa laga final berlanjut.
Jaksa mengungkap dugaan skema organisasi bayangan dan konflik kepentingan dalam kasus Chromebook yang menjerat Nadiem Makarim. Tuntutan mencapai Rp5,67 triliun.
Psikiater ingatkan bahaya stres akibat media sosial pada perempuan, terutama ibu, yang berdampak pada kesehatan mental keluarga.
Nelayan hilang akibat ombak di Pantai Baru Bantul ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan akhiri operasi pencarian.
Sony dikabarkan meluncurkan headphone premium WH-1000XX The ColleXion dengan desain mewah dan harga tinggi. Simak bocoran lengkapnya.
Harga rumah sekunder tetap naik di 11 kota meski rupiah melemah. Surakarta mencatat lonjakan tertinggi hingga 23,5%.