KECELAKAAN KULONPROGO: Bersepeda Usai Subuh, 4 Anak Diseruduk Mobil, Satu Meninggal

Beny Prasetya
Beny Prasetya Sabtu, 19 Mei 2018 14:17 WIB
KECELAKAAN KULONPROGO: Bersepeda Usai Subuh, 4 Anak Diseruduk Mobil, Satu Meninggal

Foto ilustrasi kecelakaan. /Antara

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Peristiwa nahas dialami empat anak asal Kedunggong, Wates, Kecamatan Wates yang hendak berpergian menuju Pantai Glagah, Sabtu (19/5/2018).

Keempat anak yang berangkat selepas Salat Subuh berjamaah itu mengalami kecelakaan  Jalan Demen-Glagah tepatnya di Desa Plumbon,  Temon.

Keempatnya yang bersepeda dari arah utara menuju Pantai Glagah itu diseruduk oleh sebuah mobil bak terbuka ber nomor polisi AB 8674 ME. Tiga dari empat bocah itu mengalami luka serius dan salah satunya meninggal saat akan dilarikan ke Rumah Sakit Rizky Amalia Temon.

Kapolsek Temon, Kompol Setyo Hery Purnomo mengungkapkan peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB keempat bocah yang mengendarai sepeda mengalami luka luka setelah diseruduk sebuah mobil bak terbuka bermerk Izuzu itu.  Menerut Hery, mobil tersebut dikendarai oleh Ari Jatmoko, 32, warga Katongan, Nglipar, Gunungkidu bersama Krisdianto, 28, warga Imogiri Bantul.

"Awalnya, Ari Jatmoko mengendarai truk boks melaju dari arah utara menuju selatan dan hendak mendahului mobil lain di depannya, " ungkap Hery, Sabtu (19/05/2018).

Lebih lanjut, Hery mengungkapkan mobil boks yang hendak melewati mobil lain dari arah utara itu langsung banting arah ke kiri. Lantaran mengantuk atau tidak sempat melakukan pengereman, Hery ungkapkan keempat bocah yang bersepeda secara beriiringan itu langsung diseruduk oleh mobil boks itu.

Hery turut mengungkapkan, identitas keempat bocah yang berasal dari satu dusun yang sama itu ialah, Ferdi Fernando; 13, Ahmad Rabbani Aditama, 13; Suryajian Santosa, 12; dan termuda Huga Ananda; 10.

"Yang termuda yang meninggal [Huga Ananda], sempat dilarikan ke rumah sakit, ternyata tidak selamat, dan Suryajian mengalami luka di bagian kepala, serta Ahmad Rabbani mengalami patah tulang di tangan. Sementara Ferdi tidak mengalami  luka sama sekali," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online