Bekas TPA Jatibarang Semarang Terbakar, Penyebab Belum Pasti
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
Sejumlah warga mengungsi di Balai Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Senin (21/5). Ratusan warga lereng Gunung Merapi mengungsi untuk mencari tempat aman di Balai Desa karena hujan abu akibat letusan freatik Gunung Merapi yang terjadi pada Senin pukul 17.50 petang, setelah letusan freatik pukul 01.25 WIB dan pukul 09.38 WIB. /Antara-Hendra Nurdiyansyah
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemerintah mulai menyiapkan logistik untuk para pengungsi terkait status Gunung Merapi yang kini waspada.
Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan logistik bagi para pengungsi terkait dengan peningkatan status Gunung Merapi.
"Kesadaran masyarakat lereng Merapi sudah jauh meningkat dibanding erupsi 2010. Mereka dengan kesadaran mengungsi secara mandiri saat Merapi bergolak. Namun pemerintah tetap harus mempersiapkan logistik dengan baik," kata Sri Purnomo di Posko Penanggulangan Bencana Pakem, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (22/5/2018).
Menurut dia, kemarin dari BPPTKG Yogyakarta belum merekomendasikan masyarakat lereng Merapi mengungsi, tetapi karena kesadaran sendiri masyarakat mengungsi.
"Masyarakat masih ingat pada kejadian 2010. Sekarang kesadaran mereka jauh lebih bagus. Saat mereka bergerak apa yang kami siapkan harus disiapkan, seperti logistik dan lain-lain. Kemarin Tagana langsung menyiapkan makan dua kali, sahur disiapkan dari Dinsos, BPBD ada di lapangan semua bersama relawan menunggu intruksi," katanya.
Ia mengatakan, selain itu, seluruh pemangku kepentingan baik itu dinas maupun camat-camat yang berada di lereng Merapi untuk terus bersiaga.
"Kami terus berkonsolidasi untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Kami merespons kemarin ada beberapa kali letusan freatik. Masyarakat [semalam] geser ke bawah, pagi tadi mulai beraktivitas lagi. Merapi adalah gunung yang aktif dan kita harus ingat terus," katanya.
Sri Purnomo pun menegaskan objek wisata juga harus mengikuti arahan BPTTKG yaitu tiga Km dari puncak Merapi harus steril.
"Masyarakat yang berada di Kawasan Rawan Bencana [KRB] III juga diminta lebih berhati-hati dan tetap bersiap apabila terjadi erupsi susulan. Barak dalam kondisi bagus semua. Dari teman-teman di lapangan akan terus mengecek kembali," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bekas TPA Jatibarang Semarang terbakar seluas 3 hektare. Damkar menyebut sampah masih dibuang dan penyebab kebakaran belum dipastikan.
Asita DIY menyebut Kelok 23 berpotensi membuka koridor wisata Bantul-Gunungkidul dan memperpanjang lama tinggal wisatawan di DIY.
Banjir bandang menerjang kompleks perkantoran Bupati Solok. Kantor PUPR, kesehatan, BKD hingga DPRD terdampak, warga juga dievakuasi.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Cara perpanjang SIM A dan C online lewat SINAR. Simak tahapan, dokumen, tes kesehatan, psikologi hingga pembayaran PNBP.