BPPTKG: Waspada Bukan Status Kritis, Tetap Tenang

Salsabila Annisa Azmi
Salsabila Annisa Azmi Selasa, 22 Mei 2018 16:17 WIB
BPPTKG: Waspada Bukan Status Kritis, Tetap Tenang

Petani mengamati keindahan Gunung Merapi dari areal persawahan di Wukirsari, Sleman, Selasa (22/5/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto

Harianjogja.com, JOGJA - Balai Penelitian Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menekankan bahwa status waspada bukan status kritis Gunung Merapi. BPPTKG berpesan pada masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada.

Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan dalam menaikkan status Gunung Merapi dibutuhkan pemantauan data dengan waktu yang panjang.

"Tidak cukup setengah hari. Kemudian kami tekankan lagi, status waspada bukan status yang kritis," kata Agus saat press conference singkat di BPPTKG Yogyakarta, Selasa (22/5/2018).

Agus menjelaskan status siaga akan ditetapkan apabila data saat ini berkembang demikian rupa dan memperlihatkan bahwa erupsi akan diikuti dhn erupsi yang membahayakan masyarakat.

Jika perkiraan kejadian erupsi tersebut dinilai tidak membahayakan masyarakat maka status bisa saja tidak dinaikkan. "Kalau saat ini freatik tidak bahaya untuk yang di luar radius 2 kilometer, jadi kita tidak tingkatkan status. Hanya event singkat," kata Agus.

Sementara status awas akan ditetapkan apabila berdasar data diprediksi akan terjadi letusan dalam hitungan hari atau minggu. Namun saat ini kondisi Merapi masih sangat jauh dari parameter tersebut dan justru cenderung landai gejolaknya.

Lebih jauh Agus menegaskan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks di media sosial. Selain itu, diharapkan masyarakat aktif memeriksa informasi perkembangan merapi melalui situs Magma Indonesia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online