CFD Gunungkidul Pindah ke Jalan Agus Salim, Ini Alasannya
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-Purwanti, 42, warga Dusun Bedog Colo, Desa Donotirto, Kretek ditemukan meninggal dunia di sebuah parit di area persawahan di Dusun Mersan, Donotirto, Sabtu (26/5/2018) sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga korban meninggal karena penyakit epilepsi yang diderita kambuh sehingga jatuh ke parit.
Peristiwa nahas yang dialami Purwanti pertama kali diketahui oleh Yunianto saat akan pergi ke sawah. Saat berjalan menyusuri selokan pematang sawah, ia melihat seorang tengkurap di aliran air. Penasaran dengan apa yang dilihat, Yunianto pun mendekat untuk memastikan apakah yang berada di selokan jasad manusia.
“Setelah saya dekati ternyata manusia dan saya langsung memanggil teman saya terkait dengan kejadian ini,” katanya kepada wartawan, Sabtu.
Menurut dia, setelah menemukan mayat langsung melaporkan ke Polsek Kretek untuk pemeriksaan lanjutan. “Langsung kami laporkan dan petugas langsung datang untuk mengecek ke lokasi,” katanya.
Kepala Polsek Kretek Kompol Leo Fasak membenarkan adanya penemuan mayat di area persawahan di Dusun Mersan, Donotirto. Menurut dia, setelah mendapatkan laporan, petugas datang untuk memeriksa penyebab kematian.
“Langusng kami olah tempat kejadian perkara,” katanya.
Leo menjelaskan, untuk pemeriksaan penyebab kematian, petugas kepolisian tidak sendiri karena juga melibatkan petugas medis dari Puskesmas Kretek. Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat penganiayaan.
Namun, berdasarkan penuturan dari keluarga, Purwanti menderita epilepsy. “Kemungkinan besar saat pergi ke sawah, penyakitnya kambuh dan jatuh. Namun saat kejadian, tidak ada yang melihat sehingga nyawanya tidak bisa ditolong karena terlalu lama di dalam air,” katanya.
Dugaan ini diperkuat dengan hasil pemeriksaan medis, di mana paru-paru korban banyak mengandung air. “Kemungkinan Purwanti meninggal satu jam sebelum ditemukan,” ungkapnya.
Menurut dia, setelah pemeriksaan selesai dilakukan, jasad korban langsung diserahkan ke keluarga untuk dikebumikan. “Keluarga bisa menerima, jika kejadian yang terjadi pada Purwanti merupakan musibah,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.