Gerak Cepat Pemkab Klaten Pulihkan Pasar Bayat Pascakebakaran
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-Tiga orang aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul, dipecat selama empat bulan terakhir tahun ini. Mereka dipecat karena melanggar disiplin ASN dan masuk kategori pelanggaran berat.
Ketiga ASN itu, dua di antaranya diberhentikan dengan tidak hormat, dan satu orang diberhentikan dengan hormat bukan atas permintaan pegawai. Selain tiga ASN yang dipecat, ada dua orang ASN lainnya yang melakukan pelanggaran berat, namun dikenai hukuman penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama tiga tahun dan pembebasan jabatan.
"Jadi totalnya pelanggaran disiplin ASN selama 2018 ini sudah ada lima kasus. Pelanggarannya berat semua," kata Kepala Bidang Data dan Pembinaan Kesejahteraan, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Sardjiman, Jumat (25/5/2018).
Sardjiman tidak merinci lima pelanggaran disiplin berat tersebut, namun ia tidak menampik dua ASN yang dipecat tidak hormat itu adalah kasus pungutan liar yang terjadi di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Induk Parangtritis.
Kasus tersebut terjadi pada Januari tahun lalu bermula dari penggerebekan tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli). Kedua ASN itu dipecat setelah ada putusan hukum tetap dari pengadilan.
Sardjiman mengakui pelanggaran disiplin ASN tahun ini cukup tinggi. Tahun lalu pelanggaran ASN juga ada lima kasus namun terjadi dalam setahun. Dari lima kasus di 2017, dua di antaranya masuk pelanggaran berat, dan tiga kasus masuk pelanggaran ringan. Meski pelanggaran cukup tinggi, namun jika dibanding 2016 lalu selama dua tahun terakhir ini terjadi penurunan yang cukup signifikan.
Data pelanggaran 2016 terdapat 14 kasus pelanggaran disiplin ASN, yang terdiri 10 pelanggaran berat, satu sedang, dan tiga pelanggaran ringan. Sementara data 2015 terdapat 22 kasus pelanggaran ASN, yeng terdiri dari dua pelanggaran berat, empat sedang, dan 16 pelanggaran ringan.
Lebih lanjut Sardjiman mengatakan proses penjatuhan sanksi disiplin ASN sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No.53/2010 tentang Disiplin ASN. Untuk mengantisipasi pelanggaran serupa terulang, pihaknya sudah mensosialisasikan kepada semua ASN di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) agar mematuhi semua ketentuan ASN.
"Setahun tiga kali kami sosialisasikan. Kami sampaikan tentang disiplin ASN termasuk konsekuensi jika melakukan pelanggaran," ujar Sardjiman.
Kepala Sub Bidang Pembinaan, BKPP Bantul, Nurul Hidayah menambahkan ASN yang diberhentikan tidak hormat tidak mendapat hak pensiun. Demikian juga ASN yang diberhentikan dengan hormat tidak mendapat hak pensiun jika masa kerjanya di bawah 20 tahun dan usia ASN masih di bawah 50 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang melanda Pasar Sidoharjo di Desa Paseban, Kecamatan Bayat.
Tren Manhattan, Brooklyn, Queens, The Bronx, dan Staten Island versi Jogja viral di TikTok. Simak asal-usul lima borough New York dan pemetaannya di DIY.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 demi hadapi Brasil. Timnas Indonesia kehilangan lawan di Grup A. India terancam denda Rp439 juta dan cari dua laga u
PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 dan menjadi klub ketiga dalam sejarah yang menjuarai Piala Super Eropa dua musim beruntun
Rekomendasi 8 HP flagship bekas terbaik 2026 dengan harga turun drastis. Dari Samsung Galaxy S23 Rp6 jutaan hingga iPhone 13 Pro Rp9,5 jutaan. Cek tips membelin
Xavi Hernandez resmi jadi pelatih Timnas Belanda dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030. Ia sebut dirinya "anak sepak bola Belanda" dan ingin bawa filosofi meny