Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Ilustrasi./ANTARA-Umarul Faruq
Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 3.131 calon jemaah haji (calhaj) DIY bersama 25 petugas tim petugas haji daerah (TPHD) melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun ini. Masa pelunasan BPIH Rp35,97 juta untuk jemaah haji reguler 2018 tahap II ditutup pada Jumat (25/5/2018) lalu.
Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) DIY Noor Hamid mengatakan, sejatinya ada 27 TPHD yang harus dilunasi. Tetapi Pemda DIY hanya mampu melunasi 25 TPHD. Sisanya, dua orang TPHD dimasukkan kuota jemaah.
"Dengan pelunasan BPIH ini, tidak ada lagi sisa kuota haji di DIY. Pada pelunasan tahap II kemarin ada 84 cadangan yang sudah lunas membayar BPIH. Tapi hanya 54 di antaranya yang bisa berangkat tahun ini. Hanya tujuh calhaj yang mengundurkan diri," katanya, Minggu (27/5/2018).
Ditutupnya proses pelunasan BPIH, saat ini Kanwil Kemenag tinggal menunggu koordinasi dengan kelompok bimbingan haji dan Kemenag Kabupaten dan Kota untuk penyusunan kelompok terbang (kloter). Menurut rencana Senin (28/5/2018) kloter sudah terbentuk.
Untuk jadwal pemberangkatan ke Arab Saudi, Noor mengaku belum mengetahui tanggal pemberangkatan untuk calon jemaah haji dari DIY.
"Tapi berdasarkan jadwal dari Kementerian Agama, secara nasional pada 16 Juli kloter awal sudah masuk embarkasi haji dan keesokan harinya sudah diberangkatkan ke Tanah Suci," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.