Warga Mulai Padati Pegadaian, Ada Apa?

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Jum'at, 08 Juni 2018 14:20 WIB
Warga Mulai Padati Pegadaian, Ada Apa?

Warga sedang mengantre loket di Pegadaian Wonosari, Gunungkidul, Jumat (8/6/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Menjelang Lebaran, atensi warga Gunungkidul dalam menggunakan fasilitas pegadaian alami peningkatan.

Dari pantauan Harianjogja.com, nasabah telah memadati Kantor Pegadaian Wonosari, Jumat (8/6/2018). Analis Bidang Mikro Pegadaian Wonosari, Nana Isna mengatakan terjadi lonjakan kunjungan sekitar 40 hingga 60%. Angka itu lebih tinggi dibandingkan hari biasa.

"Hari biasa kisaran 60 orang, tapi beberapa hari terakhir ini bisa mencapai 120 lebih," ujarnya.

Dengan melonjaknya masyarakat yang menggadaikan barang, Kantor Pegadaian Wonosari telah menyiapkan Rp300 juta demi melayani konsumen. Jumlah itu jauh lebih besar dari hari biasa yang hanya Rp150 juta.

Adapun dari jumlah nasabah tersebut, beberapa di antaranya merupakan warga dari luar daerah yang sudah mudik ke Gunungkidul. "Kemungkinan seimbang antara pengambilan dan menggadai barangnya. Kalau peningkatan ya adalah sedikit-sedikit," imbuhnya.

Menurutnya, jumlah nasabah penggadai lebih rendah dari penebus barang. "Dari 120 an kami melayani 50-75 orang yang menebus barang," ujarnya.
Adapun barang yang paling banyak digadai jelang Idulfitri ini yakni emas. Bentuknya pun bervariasi mulai dari gelang, cincin, dan kalung.

"Rata-rata kalau warga Wonosari barang yang digadaikan itu perhiasan berupa emas. Tapi biasanya yang menggadai itu penjual emas yang hendak mudik, dan menjadikan Pegadaian sebagai tempat penitipan," kata Nana.

Nana mengimbau kepada warga yang ingin menggadaikan atau menebus barang, agar disegerakan. Sebab pegadaian akan mulai menutup layanan mulai Senin besok hingga tanggal 20 Juni.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online