Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Penyerahan Surat Keputusan Perubahan Bentuk AKINDO menjadi STIKOM Yogyakarta. /Istimewa- STIKOM Yogyakarta
Harianjogja.com, JOGJA- Jajaran manajemen dan pengurus Yayasan Pendidikan Komunikasi AKINDO Yogyakarta melakukan berbagai gebrakan baru pada Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Yogyakarta.
Kampus ini akan meluncurkan program studi (prodi) S1 Ilmu Komunikasi STIKOM Yogyakarta, pada hari ini, Sabtu (9/6/2018) di gedung kampus setempat. Kegiatan akan bersamaan dengan Seminar Publik bertajuk Masa Depan Pers dan Penyiaran di Era Konvergensi Media dalam Perspektif Ilmu Komunikasi Ultramodern serta peluncuran Lomba Menulis Artikel Nasional.
Ketua STIKOM Yogyakarta, R. Sumantri Raharjo meyakini bahwa di tengah tantangan berat yang dihadapi oleh berbagai perusahaan media pers dan penyiaran di Indonesia, ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pers, penyiaran, perfilman, kehumasan, periklanan, dan komunikasi menjadi tuntutan mutlak.
"STIKOM Yogyakarta hadir salah satunya untuk memberikan sumbangsih di dunia pers dan terutama penyiaran di Indonesia," ujarnya, dalam rilis yang diterima Harianjogja, Jumat (8/6/2018).
Harapannya, STIKOM Yogyakarta menjadi pendidikan khusus di bidang komunikasi yang memberi ruang masyarakat untuk belajar khususnya di pendidikan vokasi D3 Humas, Periklanan, Penyiaran, dan pendidikan akademis S1 Ilmu Komunikasi.
Sebab, lulusan Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi UNS tersebut mengungkapkan tantangan di era globalisasi ini menjadikan kompetisi menjadi sengit, terbuka, dan lintas negara. Artinya, peluang semakin banyaknya perusahaan media yang gulung tikar akibat kalah bersaing menjadi semakin besar di era konvergensi media ini.
Ketua Program Studi S1 Ilmu Komunikasi STIKOM Yogyakarta, Supadiyanto, menegaskan bisnis media massa membutuhkan kombinasi antara kualitas SDM, kapital, teknologi, jaringan, dan kekuasaan.
“Dengan menguasai lima pilar di atas, diyakini bisnis media massa akan menjadi mogul atau raksasa media kelas dunia,” cetusnya.
Dosen yang juga pernah menjadi Komisioner KPID DIY Periode 2014-2017 tersebut menyatakan bahwa tantangan Perguruan Tinggi yang memiliki Program Studi S1 Ilmu Komunikasi semakin berat. Kehadiran Prodi S1 Ilmu Komunikasi sebagai laboratorium untuk melahirkan SDM unggul dan kreatif di bidang komunikasi.
Untuk diketahui, STIKOM Yogyakarta mendapatkan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Nomor: 109/KPT/I/2018 tentang Izin Perubahan Bentuk AKINDO menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Yogyakarta dan Pembukaan Program Studi Baru S1 Ilmu Komunikasi, terhitung sejak 2 Februari 2018.
Perjuangan melakukan perubahan bentuk tersebut membutuhkan waktu sekitar 4 tahun, meski sebelumnya pernah mengalami sejumlah kendala.
STIKOM Yogyakarta kini resmi memiliki 4 program studi yaitu: Program Studi S1 Ilmu Komunikasi yang memiliki dua peminatan yakni Manajemen Produksi Siaran dan Manajemen Humas dan Pemasaran; Program Studi D3 Penyiaran dengan dua peminatan yakni: Radio-Televisi, dan Film.
Dua Program Studi lainnya yakni Program Studi D3 Periklanan dan Program Studi D3 Hubungan Masyarakat. Tiga program studi diploma 3 yang dimiliki STIKOM Yogyakarta sudah terakreditasi B. Tahun ini, manajemen bertekad kuat untuk menargetkan agar akreditasinya meningkat menjadi A.
Hingga sekarang lulusan STIKOM Yogyakarta, dulu bernama AKINDO YPK telah mencapai 2.336 Ahlimadya yang kini berkiprah di berbagai jaringan perusahaan media nasional dan lokal, birokrasi, perusahaan swasta, dan akademisi. Hal itu membuktikan bahwa kepercayaan masyarakat dan pemerintah akan STIKOM Yogyakarta yang sudah berdiri sejak 17 Januari 1995 sampai sekarang (lebih dari 23 tahun) semakin meningkat.
STIKOM Yogyakarta juga menyediakan program Bidik Misi dan beasiswa lain bagi para calon mahasiswa berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu dan berprestasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Rio de Janeiro terpilih jadi tuan rumah peluncuran MotoGP 2027 di Pantai Botafogo, 21 Februari. Seluruh tim dan pembalap hadir, sambut era mesin 850cc.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta