4.000 Warga Ramaikan Jalan Sehat HUT RI di Ngluwar Magelang
Jalan sehat HUT RI di Ngluwar Magelang diikuti 4.000 warga dan ikut menggerakkan UMKM serta potensi ekonomi desa.
Antrian kendaraan yang melewati Posko Pengamanan di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Minggu (17/6/2018). /Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Jalur Jogja-Gunungkidul yang selalu ramai oleh wisatawan di hari libur lebaran, membuat banyak pengemudi memilih mencari jalur alternatif.
Jalur utama Jogja-Wonosari selalu dipadati kendaraan bermotor. Antrean panjang hingga 1-2 kilometer selalu memenuhi pertigaan Piyungan, pintu masuk utama menuju dari arah Jogja maupun Prambanan ke arah Gunungkidul.
Sejumlah jalur alternatif sering digunakan oleh pemudik ataupun wisatawan yang ingin menghindari dari kemacetan di jalur utama Jogja-Wonosari tersebut. Padahal kondisi jalan alternatif lebih ekstrem dan juga minim rambu-rambu lalu lintas.
Salah satu jalur alternatif tersebut yakni Piyungan-Ngoro oro Patuk via Petir. Jalur ini kondisinya sempit dan kondisi geografis jalan tergolong ekstrem. Kemiringan jalan mencapai 70 derajat dan tikungan letter S dengan sudut tikungan hanya 30 derajat jelas membahayakan. Butuh ketrampilan mahir mengemudi serta kondisi kendaraan prima untuk bisa melintasinya.
Tak sedikit kendaraan yang digunakan pemudik atau wisatawan mogok di tanjakan karena pengemudi tidak menguasai medan. Selain itu, minimnya rambu-rambu penunjuk jalan sering membuat pengendara salah arah dan tersesat.
Guna membantu pengemudi, sejumlah relawan dari berbagai komunitas seara sukarela turun ke jalan. Mereka di antaranya dari RAPI, BPBD dan Karangtaruna Kecamatan Piyungan. Pada arus Lebaran ini, mereka bekerja ekstra selama 24 jam untuk membantu pengguna jalan agar tidak terjadi kecelakaan.
Salah seorang relawan dari Karang Taruna Piyungan, Eka Haryanta mengungkapkan relawan terpaksa harus bekerja ekstra karena tak sedikit dari pelintas yang mogok di tanjakan akibat tak menguasai medan. Tim khusus pengganjal ban serta tim buka tutup arus telah disiagakan untuk membantu para pelintas.
"Jalannya cukup sempit dan ekstrim sehingga pemudik harus bergantian melewati jalur ini," ujarnya, Minggu (17/6/2018).
Untuk membantu pelintas, para relawan bahkan harus membuat rambu-rambu darurat dan seadanya melalui dana patungan mereka. Rambu-rambu ini sedikit membantu pelintas sehingga tidak tersesat di jalan.
Ia menambahkan, meskipun medannya ekstrem dan kondisi jalan yang sempit namun jalur Piyungan menuju Ngoro-oro ini banyak dimanfaatkan oleh pemudik. Sebab, jalur ini termasuk jalur terpendek menuju jalur Jogja-Wonosari daripada jalur alternatif lain seperti melalui jembatan Surogedug ataupun Cinomati.
Salah satunya adalah Rohadi, warga Bantul yang ingin silaturahmi ke keluarganya di Gunungkidul. Ia mengaku memilih melewati jalur Piyungan-Ngoro Oro karena jalur utama macet.
"Sayangnya jalur ini kurang rambu-rambu. Jalannya juga banyak lubangnya, pemerintah harusnya meningkatkan perhatiannya terhadap jalur ini, karena vital mengatasi kemacetan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan sehat HUT RI di Ngluwar Magelang diikuti 4.000 warga dan ikut menggerakkan UMKM serta potensi ekonomi desa.
MotoGP 2027 digelar dalam 22 seri. Mandalika menjadi seri ke-20 pada 29-31 Oktober, disusul Adelaide dan Valencia.
Harvest Moon 26 September 2026 bukan pemicu gempa, tsunami, atau letusan gunung api. Daryono menjelaskan kaitannya dengan pasang laut dan rob.
Tiga dari empat wakil Indonesia di nomor tunggal badminton Asian Games 2026 lolos ke 16 besar. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri KW menang.
Daftar HP Huawei yang mendapat HarmonyOS 7 pada 2026. Ada Mate 80, Mate 70, Pura 90, Nova 16 hingga Mate X7. Cek jadwal dan fitur barunya.
John Herdman mengungkap tekanan yang dirasakannya menjelang Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026. Simak komentar dan persiapan Garuda.