Satu PNS Mantan Terpidana Korupsi di Kulonprogo Masih Aktif
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Ilustrasi arus balik mudik. /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Perhubungan Kulonprogo memprediksi arus balik kali ini tak sepadat seperti arus balik tahun sebelumnya. Hal tersebut berdasarkan analisis hasil monitor jalan yang dilakukan Dinas Perhubungan Kulonprogo.
"Jadi selama arus mudik dan balik, di tujuh hari ada kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi ,tidak signifikan, dan
cenderung merata yang membuat tidak ada penumpukan," kata Kepala Bidang Lalu Lintas, Dinas Perhubungan Kulonprogo Hera Suwanto, Senin (18/6/2018)
Ia menjelaskan kenaikan yang merata itu terjadi lantaran banyaknya pilihan hari pemudik yang membuat konsentrasi kepadatan pemudik terpisah. Selain itu adanya mudik gratis dengan transportasi umum yang diselenggarakan berbagai pihak cukup dan membantu menurunkan kepadatan arus lalu lintas.
"Ada penurunan, dan dari 10 hari pemantauan, ada tiga hari penurunan. Itu pada hari yang angka kendaraan tinggi di tahun
lalu," kata Hera.
Sementara, Kepala Seksi Angkutan dan Perparkiran, Dishub Kulonprogo Rahvi Pusna Hadi menyatakan pada Sabtu (16/6/2018) volume kendaraan pada masa arus balik H+1 Lebaran 2018 mengalami penurunan ketimbang tahun lalu. Penurunan itu mencapai angka 8.000 lebih.
"Sabtu itu mencapai 55.391 unit, padahal tahun sebelumnya di hari yang sama 63.199 kendaraan," kata dia.
Kapolres Kulonprogo AKBP Anggara menyatakan, pemudik diminta untuk bijak menggunakan jalan. Pertimbangan untuk istirahat di waktu lelah juga harapkan dilakukan pemudik agar terhindar dari kecelakaan. Selain itu, pemudik dapat mempertimbangkan adanya jalur alternatif Bantul-Purworejo dengan menggunakan Jalan Nagung-Brosot serta Jl Deandles yang telah dibuka.
"Pengamanan tetap berjalan, begitu juga wisata," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.