Daratan Baru Muncul di Sekitar Anak Krakatau, Benarkah Cucu Krakatau? Ini Kata Pakar
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Polisi menunjukan alat bukti berupa bendo yang digunakan untuk membacok Dwi Ramadhani Herlangga hingga tewas pada Kamis (7/6)./Harian Jogja-I Ketut Sawitra Mustika
Harianjogja.com, JOGJA--Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mendorong DIY terus memperkuat ketahanan keluarga dalam rangka mengatasi maraknya persoalan kekerasan fisik yang dilakukan remaja di jalanan atau lazim disebut klithih. Kegiatan sosial masyarakat perlu didorong dengan melibatkan kalangan remaja atau anak untuk mencegah perilaku asosial.
Anggota DPD RI Cholid Mahmud mengatakan berdasarkan pengamatannya dari beberapa kasus kekerasan jalanan atau klithih di Kota Jogja, pelakunya masih di bawah umur dengan kondisi latar belakang keluarga yang kurang harmonis. Jika hal ini menjadi salah satu penyebab atau titik kesimpulan adanya klithih, maka pemerintah daerah harus memperhatikan pendidikan keluarga.
Ia menegaskan pentingnya pemantapan ketahanan keluarga karena faktanya pelaku berasal dari keluarga broken home. "Saya kira harus ada program khusus untuk mendukung terciptanya ketahanan keluarga. Karena rata-rata pelaku masih anak," katanya di Kantor DPD RI Perwakilan DIY belum lama ini.
Penerapan program itu bisa disisipkan melalui kegiatan PKK atau berbagai bentuk aktivitas pertemuan warga maupun di kalangan ibu-ibu. Selain itu, perlunya ada program menumbuhkan sifat sosial yang lebih intens baik di kalangan keluarga maupun lembaga pendidikan. Mengingat, kenyataan yang dilalukan pelaku klithih lebih bersifat asosial, mereka melakukan kekerasan dengan tidak peduli siapa yang menjadi korban.
Cholid mengaku prihatin dengan adanya kasus klithih yang terjadi di Jogja yang memiliki predikat sebagai kota pelajar dan kota budaya. Ia menilai, kekerasan model itu memang butuh waktu untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Mengingat pelaku bertindak tanpa sebab dan tidak disertai penyebab sebelumnya.
Di sisi lain, kata Cholid, masyarakat juga perlu meningkatkan rasa kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Selain itu masyarakat perlu memperhatikan hak-hak tumbuhkembang anak. Selama ini, masyarakat lebih sibuk dengan urusan masing-masing, sehingga ada anak yang pulang terlalu larut malam dibiarkan begitu saja tanpa melalui tegur sapa.
"Kalau dulu anak SMA habis Magrib belum pulang sudah dicari, sekarang sudah terbiasa dibiarkan, akhirnya larut tengah malam dan melakukan tindakan tersebut," ucapnya.
Terpisah Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menyatakan pihaknya memiliki sejumlah program dalam rangka mencegah kenakalan pelajar. Salah satunya penguatan pendidikan karakter pada siswa melalui berbagai mata pelajaran. Selain itu, siswa lebih didorong untuk berkegiatan positif, sehingga diharapkan dapat mencegah pelajar melakukan tindakan negatif, seperti kekerasan jalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar geologi Daryono menjelaskan daratan baru di sekitar Anak Krakatau bukan gunung api baru, melainkan akumulasi material vulkanik.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.