Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi koperasi.
Harianjogja.com, BANTUL--Tahun ini, Dinas Perindustrian, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan Koperasi Bantul akan mengusulkan ke Kementerian Koperasi untuk menonaktifkan 60 koperasi. Alasannya ke-60 koperasi tersebut sudah tidak memenuhi syarat sebagai koperasi.
"Kriteria tidak memenuhi syarat di antaranya tidak ada aktivitas dan tidak menggelar rapat anggota tahunan," kata Kepala Dinas Perindustrian, UMKM, dan Koperasi Bantul, Sulistyanta, Rabu (20/6/2018).
Sulistyanta mengatakan sebelum mengusulkan penutupan, dinas sudah melakukan pendekatan, tetapi koperasi tersebut tidak ada perubahan. Jumlah koperasi yang diusulkan untuk dinonaktifkan pada tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 40 koperasi.
Saat ini jumlah koperasi yang masih dalam pembinaan dinas tersisa sekitar 433 koperasi. Dari 433 koperasi tersebut, kata dia, yang dinyatakan sehat ada sekitar 60%. Selebihnya cukup sehat. "Hanya tiga koperasi yang dinyatakan kurang sehat dan tengah kami pantau," ujar Sulistiyanta.
Sulistiyanta menyatakan koperasi dinyatakan sehat bukan hanya dinilai dari rutinnya menggelar rapat anggota tahunan atau RAT, tetapi juga permodalan, manajemen, dan jati diri koperasi. Jumlah koperasi yang masih ada saat ini terdiri dari koperasi serba usaha, koperasi simpan pinjam, dan koperasi pembiayaan berbasis syariah, seperti baitul maal wat tamwil (BMT).
Dinas berharap kehadiran koperasi dapat membantu mengembangkan usaha. Ia mengingatkan masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi booming wisatawan seiring beroperasinya bandara di Kulonprogo nanti.
Menurut dia, Bantul berada pada ring tiga terluar bandara yang berpeluang untuk mengembangkan bisnis di dunia pariwisata, kuliner, penginapan, perdagangan, pengiriman barang dan jasa.
"Koperasi sebagai badan usaha harus pandai menangkap peluang ini dengan berbagai inovasi," ucap Sulistiyanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Gunungkidul ajukan pembangunan 9 jembatan senilai Rp27 miliar. Gantikan crossway rawan banjir demi kelancaran akses warga.
Disbud Bantul angkat sejarah Tan Djin Sing dan Madukismo. Generasi muda diajak memahami jejak Tionghoa di Jogja.
Piala Presiden 2026 libatkan 64 klub dari 38 provinsi. Erick Thohir sebut ajang ini jadi kunci pembinaan sepak bola dari akar rumput.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.