Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Gubernur DIY, Sultan HB X meninjau kesiapan pasukan saat apel gelar pasukan Operasi Ketupat Progo 2018, di Polda DIY, Rabu (6/6/2018)./Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, BANTUL--Kepolisian Resor Bantul mengklaim jumlah kecelakaan selama Operasi Ketupat atau pengamanan Lebaran tahun ini menurun di banding Lebaran tahun lalu. Operasi Ketupat digelar sejak 6 Juni lalu hingga 24 Juni mendatang.
Jumlah kecelakaan libur Lebaran tahun ini hingga Rabu (20/6/2018) tercatat ada 18 kejadian. Dari 18 kejadian tersebut, korban luka berat tiga orang, luka ringan 27 orang, dan kerugian materi ditaksir mencapai Rp9,7 juta. "Korban meninggal dunia nihil [tidak ada]," kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas, Satlantas Polres Bantul, Iptu Mulyanto, Rabu (20/6/2018).
Mulyanto mengatakan kecelakaan lalu lintas terjadi di jalur yang selama ini masuk rawan kecelakaan, seperti Jalan Parangtritis, Jalan Bantul, Jalan Srandakan, Jalan Jogja-Wonosari, dan Jalan Jogja-Wates. Bahkan di jalur menuju objek wisata Parangtritis terjadi dua kasus kecelakaan yang hampir bersamaan di wilayah Sidomulyo, Bambanglipuro.
Sementara jumlah kecelakaan pada Lebaran tahun lalu mencapai 26 kasus dan 20 kasus pada Lebaran 2016. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bantul AKP Cerryn Nova mengatakan turunnya angka kecelakaan selama Operasi Ketupat ini tidak lepas dari upaya yang dilakukan polisi dan dinilai cukup berhasil.
Polisi sudah mengantisipasi sejak awal, terutama di jalur-jalur menuju objek wisata dengan menjaga dan mengatur lalu lintas secara berkala dan imbauan kepada para pengendara. Bahkan di Jalur Cinomati dan Jalan Imogiri-Mangunan yang sempat dikhawatirkan menjadi jalur merah pada liburan Lebaran ini, nihil kecelakaan.
"Hanya ada kendaraan yang tidak kuat menanjak di Jalur Cinomati dan sudah di antisipasi oleh petugas," ujar Cerryn. Setidaknya ada 60 petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan berbagai sukarelawan yang berjaga selama 24 jam di Jalan Pleret-Dlingo tersebut.
Dalam penjagaan tersebut, petugas menerapkan pengamanan pagar betis. Artinya setiap dua meter ada petugas, sehingga jika ada kendaraan yang tidak kuat menanjak langsung diantisipasi dengan mendorong. Selain itu, petugas juga menyiapkan sopir cadangan jika ada sopir yang tidak sanggup melanjutkan perjalanan saat menanjak di Cinomati.
Tercatat sejak H+2 Lebaran, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat tidak kuat menanjak. Sebagian besar kendaraan yang tidak kuat menanjak adalah mobil matik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
Harga emas Pegadaian 20 Agustus 2026 turun. Cek harga Antam, UBS, dan Galeri 24 mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Prabowo mengapresiasi Paskibraka yang bertugas pada HUT ke-81 RI dan mengundang seluruh petugas upacara ke Hambalang.
Atletico Madrid menang 2-0 atas Malaga pada laga perdana Liga Spanyol 2026/27 lewat gol Lee Kang-in dan Alex Baena.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 20 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif perjalanan Rp12.000.