Soal Air Bersih, PDAM Gunungkidul Klaim Sudah Bantu 80% Instalasi

Jalu Rahman Dewantara
Jalu Rahman Dewantara Rabu, 27 Juni 2018 17:20 WIB
Soal Air Bersih, PDAM Gunungkidul Klaim Sudah Bantu 80% Instalasi

Ilustrasi./Reuters

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Handayani mengklaim pembangunan jaringan perpipaan di kawasan Gunungkidul sudah mencapai 80%.

Direktur PDAM Tirta Handayani Isnawan Febrianto mengatakan saat ini total cakupan PDAM Tirta Handayani mencapai 65 persen dan ditambah Sistem Pengelolaan Air Minum Desa (SPAMDes) 25%. “Jadi kalau ditotal jaringan perpipaan mencapai 80 persen.

Adapun sisa 20 persen kata Isnawan merupakan air mandiri, sumur gali atau air permukaan. Hal ini berlaku di daerah tertentu yang geografisnya tidak mungkin dilayani perpipaan sehingga harus dilakukan dropping.

Isnawan mengaku saat ini ada sejumlah kendala yang dihadapi. Seperti di Bribin I, Semanu, Gunungkidul, pompa air rusak beberapa kali sehingga menyebabkan suplai air ke wilayah timur Gunungkidul tersendat.

Selain itu, sumber air di Baron, kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul yang selama ini menyuplai wilayah Paliyan sering mengalami kendala mati listrik. Ke depan, PDAM Tirta Handayani akan menambah sumur bor pompa. Hal ini sebagai solusi jangka panjang gun memudahkan dalam distribusi air. "Kalau hanya meningkatkan kekuatan pompa itu tidak mengatasi masalah jangka panjang," ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online