Sekitar 125 UMKM di Kabupaten Sleman berpartisipasi dalam acara Business Development Service dengan tema Sleman Digital Creativepreneurship di Hotel Crystal Lotus, Selasa (3/7/2018). /Harian Jogja-Rheisnayu Cyntara
Harianjogja.com, JOGJA--Pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) DIY khususnya Sleman didorong untuk merambah pemasaran dalam jaringan (daring) melalui acara Business Development Service dengan tema “Sleman Digital Creativepreneurship” di Hotel Crystal Lotus, Selasa (3/7/2018). Pasalnya melalui pemasaran daring, ada banyak kesempatan yang terbuka terutama untuk memperluas pasar.
Kepala Bidang Pendaftaran Ekstensifikasi dan Penilaian Kanwil DJP DIY, Agung Prabowo mengatakan pelatihan ini memang khusus ditujukan kepada para UMKM yang menjadi pilar penting dalam menopang perekonomian bangsa.
Sebelumnya berbagai pembinaan diberikan kepada UMKM seperti pembukuan sederhana dan branding produk. Kali ini, pembekalan difokuskan pada pemasaran daring. Pasalnya, pemasaran daring ini bisa mengatasi permasalahan yang selama ini dihadapi para pengusaha skala kecil.
"Misalnya hambatan jarak dan ruang usaha. Dengan teknologi, UMKM tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk sewa tempat usaha. Produknya juga bisa dipasarkan hingga luar negeri, tidak terbatas pasarnya," katanya.
Agung menyebut pelatihan-pelatihan semacam ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan Kanwil DJP DIY untuk meningkatkan kapasitas UMKM. Apalagi pemerintah pusat memang memberi perhatian khusus pada para UMKM ini.
Sehingga diharapkan UMKM yang mulanya masih kecil dapat didorong agar tumbuh pesat. Itu semua menurutnya bukan dilakukan dengan suntikan modal tetapi pengetahuan. "Apalagi pada era modern seperti sekarang ini, mau tidak mau kita harus merambah pasar digital dengan pemasaran online," imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman Rr Mae Rusmi Suryaningsih menuturkan pemerintah terus mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai cara.
Di antaranya melakukan pembinaan dan peningkatan kompetensi UMKM yang berkaitan dengan pemasaran dan juga kemudahan akses permodalan. Berbagai pihak seperti BNI melalui Rumah Kreatif Sleman dan juga Kanwil DJP DIY digandeng untuk memberikan pembinaan.
Pihaknya berharap dengan begitu UMKM dapat memperluas pelanggan dan pasar mereka, mampu mengoptimalkan kemampuan dalam memasarkan produk secara daring, dan makin mengerti cara mengakses pendampingan dengan BUMN terkait. "Kami harap UMKM bisa makin berkualitas, kreatif, dan inovatif," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.