Pilur Gunungkidul 2026: 122.887 Calon Pemilih Masih Diverifikasi
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Kondisi kerusakan talut di dekat Jembatan Karanggayam di Desa Sitimulyo, Piyungan, Jumat (13/7/2018)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL -- Warga Dusun Karanggayam, Sitimulyo, Piyungan berharap kerusakan talut di dekat Jembatan Karanggayam bisa segera diperbaiki. Pasalnya, sejak rusak akibat terjangan banjir Sungai Opak di akhir 2017 hingga sekarang belum juga diperbaiki. Warga takut jika sampai musim hujan tak kunjung diperbaiki, maka kerusakan bisa bertambah parah.
Salah seorang warga Dusun Karanggayam, Sarjilah mengatakan kerusakan talut di Jembatan Karanggayam sudah berlangsung lama. Kerusakan terjadi akibat terjangan banjir bandang Sungai Opak di akhir November 2017 lalu. “Sampai sekarang belum juga diperbaiki,” kata Sarjilah, Jumat (13/7/2018).
Menurut dia, kerusakan talut berdampak terhadap arus lalu lintas di kawasan tersebut. Ini lantaran talut yang rusak hampir memakan separuh badan jalan. Akibatnya kendaraan yang melintas harus saling mengantre dan bergantian untuk melintasi jembatan.
“Jembatannya tidak rusak, tapi di titik talut yang longsor kerusakan memakan separuh badan jalan. Jadi tidak bisa dilalui kendaraan dari dua arah sehingga harus saling mengantre untuk bisa lewat,” katanya.
Untuk berjaga-jaga dan mengurangi risiko kecelakaan, di sekitar lokasi telah dipasang papan peringatan. Selain itu, di bagian talut sudah ditutup terpal sehingga saat terjadi hujan kerusakan tidak semakin parah. “Kami hanya bisa berharap agar kerusakan bisa segera diperbaiki,” ujar dia lagi.
Hal senada diungkapkan Juweni, warga lain di Dusun Karanggayam. Menurut dia, perbaikan harus dilaksanakan untuk mengantisipasi musim hujan. “Sekarang waktu yang tepat karena kemarau. Namun kami tidak bisa berharap banyak karena kewenangan sepenuhnya ada di pemerintah. Jadi saya hanya bisa berharap mudah-mudahan segera diperbaiki,” katanya.
Menurut dia, jika sampai musim hujan belum juga diperbaiki, ditakutkan kerusakan akan bertambah parah karena guyuran air. “Sekarang masih lumayan karena ada jembatan lama sehingga kendaraan dari utara dilewatkan di jalur yang lama,” kata Juweni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.
Sebanyak 656 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rangkaian Tipitaka Chanting dan Asalha Mahapuja 2570 BE/2026 di Candi Borobudur.