Soroti Kasus Mafia Tanah ATR BPN, Pakar Ingatkan Pengawasan Diskresi
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
Ilustrasi wisuda mahasiswa. (Reuters/Fabian Bimmer)
Harianjogja.com, JOGJA--Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) akan menggelar pelantikan dan pengambilan Sumpah
Dokter LVIII pada Rabu (18/7/2018) di Convention Hall PKU Muhammadiyah Gamping.
Dalam pengambilan sumpah dokter kali ini, tercatat ada 12 dokter baru yang terdiri dari tujuh laki-laki dan lima perempuan yang telah selesai mengikuti tahapan pendidikan profesi dokter dan lulus dalam Ujian Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter (UKMPPD).
Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMY Wiwik Kusumawati menyampaikan sumpah dokter merupakan suatu keberhasilan terbaik yang telah dicapai oleh para lulusan dokter baru.
“Sumpah dokter merupakan landasan dalam menjalankan kewajiban profesi. Namun perlu diketahui perjuangan dokter baru masih panjang karena dituntut untuk berkontribusi kepada masyarakat. Ini adalah awal perjuangan mereka yang akan terjun di masyarakat untuk mengabdi kepada bangsa dan negara dalam melaksanakan tugas mulia,” katanya, Sabtu (14/7/2018) di Kampus Terpadu UMY.
Wiwik menambahkan FKIK UMY memberikan perhatian serius pada kasus obesitas terutama pada anak-anak dan remaja yang jumlahnya semakin meningkat. “Menurut data Riset Kesehatan Dasat (Riskesdas) periode 2013, obesitas usia 5-12 tahun tercatat sekitar 18,8 persen. Obesitas pada usia 13-15 tahun sekitar 10,8 persen, dan usia 16-18 sekitar 7,3 persen,” kata Wiwik.
Obesitas pada masa ini merupakan masalah yang serius karena akan berlanjut hingga usia dewasa yang dapat menjadi faktor risiko penyakit metabolik dan degeneratif seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes, kanker, ataupun osteoarthritis. Obesitas pada anak akan merugikan kualitas hidup anak seperti gangguan pertumbuhan tungkai kaki, gangguan tidur, henti napas sesaat, dan gangguan pernapasan.
“Oleh karena itu, dokter baru UMY diharapkan bisa mengedukasi supaya angka obesitas pada anak dan remaja bisa menurun. Para lulusan baru jangan pernah berhenti untuk terus belajar mendalami dan mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran yang terus mengalami kemajuan serta perubahan,” jelas dia.
Sumpah Dokter LVIII akan dihadiri Rektor UMY Gunawan Budiyanto, Dekan FKIK UMY Wiwik Kusumawati, Sekertaris IDI DIY sekaligus
Ketua IDI Kota Jogja Wikan Indarto, Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof. Noor Rochman Hadjam, serta perwakilan rumah sakit jejaring dan puskesmas yang bekerja sama dengan FKIK UMY serta orang tua para dokter baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus korupsi pengurusan HGB menyoroti dugaan mafia tanah ATR BPN dan pentingnya pengawasan diskresi dalam pelayanan pertanahan.
Sebanyak 600 lulusan SMK DIY dijadwalkan berangkat bekerja ke luar negeri pada 29 Oktober 2026. Mayoritas akan bekerja sebagai caregiver di Jepang.
Kasus Negreira kembali memanas setelah Real Madrid menyerahkan 50.000 halaman dokumen ke UEFA terkait Barcelona.
Candi Ijo menjadi ruang perjumpaan batik, wastra, sejarah dan masyarakat lewat “Sehari di Candi” pada Hari Batik Nasional.
Marc Marquez percaya diri menghadapi GP Indonesia di Mandalika setelah meraih 37 poin dan kemenangan di GP Jepang.
Luka Modric mengaku malu setelah Kroasia kalah telak 0-7 dari Inggris di UEFA Nations League dan kini terancam degradasi.