Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Sejumlah pekerja memasang beton jalan pada tepi trotoar yang akan dijadikan kawasan pedestrian di Jalan Suroto Kotabaru, Jogja, Senin (23/7/2018). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Penataan trotoar di sepanjang Jalan Suroto Kotabaru terus dilakukan. Awal Agustus mendatang, penataan dilanjutkan dengan pemasangan tiang listrik baru.
Pejabat Pembuat Komitmen Revitalisasi Pedestrian Jalan Suroto Umi Akhsanti mengatakan proyek penataan kota baru yang dimulai sejak Selasa (26/6/2018) lalu terus dilakukan. Pengerjaan proyek masih dikonsentrasikan pada sisi timur jalan tersebut.
Termasuk nantinya menggeser keberadaan tiang-tiang listrik di sepanjang jalan tersebut. “Awal Agustus kami mulai pemasangan tiang baru,” katanya, Senin (23/7/2018).
Dia menjelaskan, revitalisasi dilakukan dengan menata trotoar di sepanjang jalan tersebut. Upaya tersebut dilakukan untuk menguatkan citra kawasan cagar budaya Kotabaru yang dinilai unik.
Sejak diresmikan pengerjaannya pada Juni lalu para pekerja langsung membongkar trotoar pada sisi timur jalan tersebut. Tak berapa lama, pekerja memasang beton jalan pada tepi trotoar.
Lebar trotoar tersebut tampak lebih luas. Dari semula hanya 1,1 meter menjadi 2,1 meter. Pelebaran trotoar tidak akan mengurangi lebar jalan atau menggunakan persil milik warga tetapi dilakukan dengan mengubah saluran air hujan.
Jika tiang-tiang listrik di sepanjang jalan tersebut sudah digeser, maka DPUPKP Jogja akan memasang lantai trotoar berbahan teraso berwarna keabu-abuan, dilengkapi ornamen yang mendukung citra kawasan Kotabaru sebagai kawasan indische.
Pemindahan tiang listrik ditujukan untuk menata letak tiang listrik agar berjajar lebih rapi sehingga nantinya tidak akan mengganggu pejalan kaki yang melewati area pedestrian. "Pekerjaan kawasan pedestrian ini akan dilakukan sekitar tujuh bulan atau paling lambat pertengahan Desember sudah harus selesai," kata Umi.
Di sepanjang jalan tersebut, Pemkot juga menambah sejumlah street furniture seperti bangku dan tiang listrik untuk membangun suasana kawasan indische.
Kawasan ini nantinya juga diberi lampu penerangan khusus. Desain lampu dan kursi akan disesuaikan laiknya kawasan indische. “Selama proyek berlangsung, masyarakat masih bisa melewati jalan Suroto karena Pemkot tidak menutup akses jalan tersebut," katanya.
Terpisah, Asisten Manajer Jaringan dan Perencanaan PLN Area Jogja Pundhi Nugrohojati menjelaskan rencana pemindahan tiang-tiang listrik di sepanjang Jalan Suroto tersebut sudah dikoordinasikan dengan PLN. Jika pemindahan tiang listrik dilakukan, maka perlu adanya pemadaman untuk sementara waktu. "Mengenai kapan waktu pelaksanaannya, kami masih menunggu kesiapan dari pihak DPUP-KP," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Pegadaian meraih empat KESGI Award 2026 atas kinerja ESG di sektor inklusi keuangan, meliputi pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Cara cek BPJS Kesehatan nunggak atau tidak bisa dilakukan lewat Mobile JKN, PANDAWA, dan Care Center 165. Simak langkah lengkapnya.
SUV boxy makin populer di pasar global. Desainer Chery menilai desain mengotak bukan sekadar tren dan punya alasan fungsional.
Amri/Nita meraih medali perak Asian Games 2026 setelah kalah 19-21, 8-21 dari Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin di final.