Yakin Singkirkan Prancis, Pelatih Spanyol Percaya Diri ke Final
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Sejumlah pekerja memasang beton jalan pada tepi trotoar yang akan dijadikan kawasan pedestrian di Jalan Suroto Kotabaru, Jogja, Senin (23/7/2018). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Penataan trotoar di sepanjang Jalan Suroto Kotabaru terus dilakukan. Awal Agustus mendatang, penataan dilanjutkan dengan pemasangan tiang listrik baru.
Pejabat Pembuat Komitmen Revitalisasi Pedestrian Jalan Suroto Umi Akhsanti mengatakan proyek penataan kota baru yang dimulai sejak Selasa (26/6/2018) lalu terus dilakukan. Pengerjaan proyek masih dikonsentrasikan pada sisi timur jalan tersebut.
Termasuk nantinya menggeser keberadaan tiang-tiang listrik di sepanjang jalan tersebut. “Awal Agustus kami mulai pemasangan tiang baru,” katanya, Senin (23/7/2018).
Dia menjelaskan, revitalisasi dilakukan dengan menata trotoar di sepanjang jalan tersebut. Upaya tersebut dilakukan untuk menguatkan citra kawasan cagar budaya Kotabaru yang dinilai unik.
Sejak diresmikan pengerjaannya pada Juni lalu para pekerja langsung membongkar trotoar pada sisi timur jalan tersebut. Tak berapa lama, pekerja memasang beton jalan pada tepi trotoar.
Lebar trotoar tersebut tampak lebih luas. Dari semula hanya 1,1 meter menjadi 2,1 meter. Pelebaran trotoar tidak akan mengurangi lebar jalan atau menggunakan persil milik warga tetapi dilakukan dengan mengubah saluran air hujan.
Jika tiang-tiang listrik di sepanjang jalan tersebut sudah digeser, maka DPUPKP Jogja akan memasang lantai trotoar berbahan teraso berwarna keabu-abuan, dilengkapi ornamen yang mendukung citra kawasan Kotabaru sebagai kawasan indische.
Pemindahan tiang listrik ditujukan untuk menata letak tiang listrik agar berjajar lebih rapi sehingga nantinya tidak akan mengganggu pejalan kaki yang melewati area pedestrian. "Pekerjaan kawasan pedestrian ini akan dilakukan sekitar tujuh bulan atau paling lambat pertengahan Desember sudah harus selesai," kata Umi.
Di sepanjang jalan tersebut, Pemkot juga menambah sejumlah street furniture seperti bangku dan tiang listrik untuk membangun suasana kawasan indische.
Kawasan ini nantinya juga diberi lampu penerangan khusus. Desain lampu dan kursi akan disesuaikan laiknya kawasan indische. “Selama proyek berlangsung, masyarakat masih bisa melewati jalan Suroto karena Pemkot tidak menutup akses jalan tersebut," katanya.
Terpisah, Asisten Manajer Jaringan dan Perencanaan PLN Area Jogja Pundhi Nugrohojati menjelaskan rencana pemindahan tiang-tiang listrik di sepanjang Jalan Suroto tersebut sudah dikoordinasikan dengan PLN. Jika pemindahan tiang listrik dilakukan, maka perlu adanya pemadaman untuk sementara waktu. "Mengenai kapan waktu pelaksanaannya, kami masih menunggu kesiapan dari pihak DPUP-KP," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan jalan tol harus membuka akses ke pusat ekonomi untuk mendorong investasi dan pertumbuhan.
Pemkab Gunungkidul merehabilitasi tiga pasar tradisional pada 2026. Perbaikan Pasar Wotgaleh, Karangijo, dan Ngrancah terkendala anggaran.
Donald Trump kembali mengancam Iran dengan operasi militer jika diplomasi nuklir gagal. Simak 4 ancaman terbaru Trump dan dampaknya bagi Selat Hormuz.
Pemkab Sleman bersama Forum TJSP menyalurkan bantuan Rp6,7 miliar melalui Gebyar TJSP Merdeka 2026 untuk beasiswa, sembako, modal usaha, bantuan disabilitas
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyebut koruptor dapat dijatuhi hukuman mati sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.