Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi ujian masuk PTN./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL-Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil mengungkap seorang peserta ujian masuk Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan gelombang empat yang diduga sebagai joki.
"Iya benar, siang tadi [kemarin] saat ujian kedapatan menggantikan identitas peserta," kata Kepala Biro Admisi UMY, Siti Dyah Handayani, saat dihubungi, Jumat (3/8/2018) malam.
Dyah mengatakan kasus perjokian itu terungkap setelah pihak kampus mencurigai identitas peserta ujian atas nama inisial ALS karena identitas tersebut sudah terdata di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), namun wajahnya berbeda.
Setelah diintrogasi, kata Dyah, joki tersebut mengakuinya bukan bagian dari peserta ujian. Bahkan joki tersebut sudah beberapa kali melakukan praktik perjokian dan berhasil meloloskan calon mahasiswa UMY pada ujian gelombang kedua.
Pihaknya akan mengevaluasi para calon mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan yang sudah lolos dengan cara mencocokkan foto ketika mendaftar dan registrasi. "Besok kalau mulai kuliah akan dicocokkan antara finger print saat mendaftar dan finger print saat kuliah," ujar Dyah.
Sementara ini untuk jokinya yang tertangkap sudah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses karena sudah memalsukan identitas.
Sementara itu, Humas Polsek Kasihan Aiptu Sumarno mengatakan sudah mengamankan satu orang yang diduga sebagai joki ujian masuk di kampus UMY. "Sudah diperiksa, masuk pidana pemalsuan," kata dia.
Namun Sumarno enggan menjelaskan lebih lanjut karena masih dalam proses pemeriksaan penyidik. Ia juga belum bisa memastikan apakah yang diperiksa tersebut sudah ditetapkan tersangka atau belum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa