Magelang Perkuat Koordinasi Jelang Lebaran dan Arus Mudik
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni memberikan pembekalan kepada sekitar 6.000 mahasiswa pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru di Universitas Negri Yogyakarta./ Ist-dok
Harianjogja.com, JOGJA- Danrem 072/Pmk Brigjen TNI Muhammad Zamroni memberikan pembekalan kepada sekitar 6.000 mahasiswa pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru di Universitas Negri Yogyakarta.
Pada acara tersebut Komandan Korem 072/Pmk memberikan materi tentang Memantapkan Wawasan Kebangsaan Mahasiswa UNY Guna Bela Negara. Acara tersebut dihadiri Rektor UNY Prof. Sutrisna Wibawa, para Wakil Rektor, Ketua Senat dan anggota senat, para Dekan, juga Direktur Pasca Sarjana.
Danrem terlebih dahulu memperkenalkan diri sebagai pejabat Komandan Korem Yogyakarta yang membawahi Provinsi DIY dan Karesidenan Kedu Jawa Tengah. Ia juga menyampaikan bahwa menjadi Komandan Korem 072/Pmk merupakan kebanggaan dan tantangan tersendiri karena Korem 072/Pmk pernah dipimpin oleh orang yang pernah menjadi Presiden Republik Indonesia, yaitu Presiden kedua Republik Indonesia Jendral Besar Soeharto, dan Presiden Ke 6 Jendral Susilo Bambang Yudhoyono.
Dalam penyampaian orasinya kepada mahasiswa Brigjen TNI Muhammad Zamroni menayangkan video yang berisi tentang keindahan dan keanekaragaman budaya bangsa Indonesia serta video tentang perjuangan perebutan kemerdekaan Indonesia.
Selanjutnya Brigjen TNI Muhammad Zamroni meminta tanggapan kepada Mahasiswa tentang makna dan isi dari video tersebut. Bagi Mahasiswa yang berani menjawab memberikan tanggapan dari penayangan video tersebut mendapat voucher belanja sebesar Rp50.000,- untuk 20 orang mahasiswa dan menginap di Senopati Hotel selama satu malam untuk 6 orang mahasiswa. Para mahasiswa antusias memberikan tanggapan penayangan video tersebut.
Masih dalam orasinya Danrem 072/Pmk mengingatkan bagaimana para pejuang kemerdekaan kita dapat merebut kemerdekaan dari penjajah. "Karena bangsa kita berani dan memiliki semangat pantang menyerah, kita cinta tanah air melebihi kecintaan kepada dirinya sendiri sehingga rela berkorban, kita percaya diri, bahwa ada kekuatan lain, kekuatan Tuhan yang senantiasa membimbing dan meridhoi setiap langkah perjuangan," katanya.
Zamroni mengungkapkan seperti yang tertuang pada Pembukaan UUD 45 menyatakan “atas berkat rahmat allah….maka rakyat indonesia menyatakan kemerdekaannya” inilah keyakinan bahwa semua capaian kemerdekaan tersebut berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa, itu bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius.
Dalam semangat religiusitas itupun, para founding fathers menunjukan watak tolerannya, perubahan Pancasila sila pertama menurut naskah piagam Jakarta menjalankan syariat Islam, berubah seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 45 Ketuhanan Yang Maha Esa.
Karena kemerdekaan ini adalah perjuangan seluruh bangsa Indonesia yang serba multi etnik, agama, golongan. Watak atau sifat dan karakter-karakter unggul itu adalah modal sebagai bangsa yang dapat memerdekakan diri, watak itu juga diyakini akan dapat mengawal dan membawa negara mengarungi berbagai rintangan dan cobaan.
Sifat, watak karakter cinta tanah air, berani, pantang menyerah, rela berkorban, toleran dan religius adalah karakter yang dibutuhkan dalam bela negara
Mengakhiri orasinya, Zamroni berpesan kepada para mahasiswa baru UNY agar selalu meningkatkan kesadaran bela negara yang memiliki tekad, sikap dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu dan berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air serta kesadaran hidup berbangsa dan bernegara, yang memiliki sifat rela berkorban demi NKRI.
"Diharapkan juga mahasiswa jangan berbuat merugikan diri dan lingkungannya, Melanggar aturan, norma dan hukum, ikut-ikutan tanpa sikap/pendirian yang jelas, tidak fokus pada tujuan," katanya.
Pada kesimpulannya ia menyampaikan mahasiswa harus memantapkan wawasan kebangsaan yang merupakan bagian dari membangun karakter positif yang sangat diperlukan dalam membela negara.
"Cinta tanah air yang akan melahirkan karakter positif, unggul sehingga kita mampu membela negara. Dengan adanya kesadaran bela Negara semua generasi muda terutama mahasiswa inilah yang akan membuat negeri kita tetap dapat bertahan dalam persaingan hidup," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Magelang memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, inflasi, dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.
Ramalan zodiak Kamis 14 Mei 2026 memprediksi banyak hubungan mulai memanas, dari persoalan asmara hingga tekanan pekerjaan.
Daftar lokasi kamera ETLE Jogja 2026 lengkap dengan jenis pelanggaran yang langsung terekam dan cara cek tilang elektronik secara online.
Makna Kenaikan Yesus Kristus 2026 bagi umat Kristiani, mulai dari pengharapan, penyertaan Tuhan, hingga panggilan hidup peduli sesama.
SIM yang habis saat libur 14–15 Mei 2026 di DIY masih bisa diperpanjang tanpa denda pada 16 Mei 2026. Simak syarat lengkapnya.
Daftar 15 lagu rohani Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang cocok untuk ibadah gereja, doa keluarga, dan renungan pribadi umat Kristiani.