Bintik Hitam Muncul di Usia 30? Kenali Hiperpigmentasi dan Solusinya
Hiperpigmentasi sering muncul di usia 30+. Kenali penyebab, jenis, dan cara efektif mencegah bintik hitam pada kulit.
Kegiatan di taman makam pahlawan/Ist
Harianjogja.com, JOGJA-Sekitar 750 orang dari unsur pejabat di lingkungan pemerintahan di DIY, Forkominda, TNI/Polri, organisasi masyarakat hingga para Pramuka mengikuti apel kehormatan dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara, Jogja, Jumat (17/8/2018) dini hari.
Apel kehormatan dan renungan suci (AKRS) tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-73 Republik Indonesia. Upacara dimulai tepat pukul 24.00 WIB. Kegiatan digelar di bawah temaramnya ratusan lilin yang ditanam di sekitar TMP.
Kasie Kepahlawanan, Keperintisan Kejuangan, dan Kesetiakawanan Sosial Dinas Sosial DIY Junaedi menjelaskan kegiatan tersebut digelar untuk mendoakan arwah dan mengenang jasa pahlawan baik yang disemayamkan di TMP itu maupun di lokasi lainnya.
"Kami memberikan doa dan hormat yang sebesar-besarnya kepada para pahlawan atas pengorbanan mereka dalam mengabdi kepada perjuangan demi nusa dan bangsa,” tuturnya, usai melaksanakan kegiatan, Jumat kemarin.
Dia menjelaskan AKRS merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun atau HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yang tahun ini telah berusia 73 tahun. "Ini rutin dilakukan, dalam setahun kami laksanakan AKRS pada Proklamasi Kemerdekaan RI dan ketika peringatan Hari Pahlawan," jelasnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para generasi penerus bangsa diharapkan dapat meneladani sikap, semangat, dan pengorbanan yang telah dicontohkan oleh para pahlawan. Apalagi usia NKRI saat ini sudah memasuki 73 tahun. "Para generasi penerus harus mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif bukan negatif. Lebih konsen memikirkan kesejahteraan yang diamanatkan UU. Bukan justru terjebak dalam konflik sehingga tujuan kemerdekaan tidak tercapai," katanya.
Suasana AKRS tahun ini yang dipimpin Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri sebagai Inspektur upacara, berlangsung aman lancar dan khidmat. Dofiri mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dengan ikhlas dan gugur di medan pertempuran demi merebut kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari tangan penjajah.
Dia berharap agar bangsa Indonesia tidak menodai keikhlasan dan kesucian pengorbanan para pahlawan dalam mengabdikan diri pada perjuangan demi negara dan bangsa. “Penghormatan yang sebesar-besarnya diberikan kepada para pahlawan. Kami berdoa, semoga arwah para pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sewajarnya,” ujar Dofiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hiperpigmentasi sering muncul di usia 30+. Kenali penyebab, jenis, dan cara efektif mencegah bintik hitam pada kulit.
Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 disebut bakal menjadi ponsel pertama yang menghadirkan fitur Gemini Intelligence dari Google.
Persebaya diingatkan Bernardo Tavares agar tidak meremehkan Semen Padang meski lawan sudah degradasi ke Liga 2.
Primbon Jawa menyebut weton Jumat Pahing memiliki aura pemimpin, rezeki baik, dan karakter mudah disukai banyak orang.
Proyek PSEL Bantul belum berjalan karena dana Danantara belum turun saat volume sampah rumah tangga terus meningkat.
Primbon Jawa menyebut lima weton perlu lebih waspada saat Jumat Pahing. Simak penjelasan dan pantangan menurut tradisi Jawa.