Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Muhammad Sukarno Hatta selaku Ketua Umum Ricma (tengah) bersama Fida dari perkawinan Sedekah Buku Indonesia (kanan) menyerahkan donasi buku secara simbolis kepada pengurus Panti Asuhan Sabilul Huda Pakem, Sleman, Sabtu (25/8/2018). /Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, SLEMAN-Remaja Islam Masjid Cut Meutia (Ricma) Jakarta bekerja sama dengan komunitas Sedekah Buku Indonesia merenovasi perpustakaan di Panti Asuhan Sabilul Huda Pakem, Sleman, Sabtu (25/8/2018).
Melalui kegiatan sosial ini, perkumpulan berbasis agama dan sosial ini juga mendonasikan buku sebanyak 999.
Muhammad Sukarno Hatta selaku Ketua Umum Ricma mengatakan kegiatan seperti ini sudah rutin dilakukan terhadap panti asuhan baik di Jakarta maupun di luar Jakarta seperti Tangerang dan Jogja.
Kegiatan yang masuk dalam rangkaian School of Ricma ini memilih Panti Asuhan Sabilul Huda karena anak-anak di panti asuhan ini sangat membutuhkan buku, baik buku agama, pelajaran, maupun buku anak-anak.
"Dari Ricma ada dana yang kemudian diwujudkan rak dan buku. Ditambah dari Sedekah Buku Indonesia yang juga menyumbangkan buku, jadi total ada 999 buku. Ini sesuai tema kami yaitu 999 Berbagi Senyum," katanya, Sabtu (25/8/2018).
Tidak berhenti di situ, setiap dua bulan sekali Ricma dan Sedekah Buku akan menyuplai dan memperbarui buku. Hal ini dilakukan agar penghuni panti asuhan bisa mendapatkan pengetahuan baru.
Kegiatan School of Ricma tidak selalu diwujudkan dengan merenovasi perpustakaan. Beberapa waktu lalu, komunitas ini mengajak anak remaja golongan ekonomi mampu untuk bersama-sama mengunjungi Kebun Binatang Ragunan bersama anak-anak yang kurang beruntung. Di sana mereka diberikan edukasi tentang adab terhadap hewan.
Fida selaku perwakilan dari Sedekah Buku Indonesia berpesan agar anak-anak di panti asuhan menjaga buku-buku yang ada di perpustakaan. Ia berharap dengan kegiatan donasi buku ini bisa menjangkau kebutuhan membaca anak-anak di wilayah terpencil.
"Nanti buku akan dirolling jika sudah selesai dibaca, supaya terus ada pengetahuan baru yang didapat anak-anak di panti asuhan," jelasnya.
Menanggapi kegiatan donasi tersebut, Pimpinan Panti Sabilul Huda, Ashadi menyambut baik. Dengan adanya fasilitas perpustakaan baru tersebut pihaknya mendorong anak-anak panti asuhan untuk giat membaca.
"[Keinginan memiliki perpustakaan] ini akhirnya terkabul. Ini jelas tinggi dan besar sekali manfaatnya bagi para santri di Sabilul Huda," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.