Carik Bohol Resmi Dipecat usai Divonis Korupsi Dana Kalurahan
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Anggota DPR/MPR RI Gandung Pardiman saat memberikan sambutan dalam sosialisasi empat pilar kebangsaan di Desa Karangtengah, Imgogiri, Minggu (9/9/2018)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL -- Generasi muda di Bantul diajak untuk mengimplementasi Pancasilla secara nyata dan bukan sekadar ucapan. Hal ini disampaikan anggota DPR/MPR Gandung Pardiman saat menghadiri sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Karangtengah, Imogiri, Minggu (9/9/2018).
“Itulah kenapa di dalam sosialisasi menghadirkan perwakilan karang taruna dan organisasi kepemudaan di masyarakat karena merekalah yang akan memimpin bangsa pada masa mendatang. Dengan mengimplementasikan secara nyata maka keutuhan bangsa tetap bisa dijaga,” kata Gandung kepada wartawan, Minggu kemarin.
Menurut dia, di dalam sosialisasi tidak hanya diucapkan, tetapi juga harus diimplementasikan. Oleh karena itu, di kesempatan lain akan mengajak kerja nyata kepada generasi muda dalam mengamalkan sila dalam Pancasila. “Pancasila bukan hanya omelan [diucapkan], tetapi harus diamalkan,” ucap dia.
Gandung menjelaskan untuk amalan dalam Pancasila bisa dilakukan dengan berbagai hal. Sebagai contoh, untuk sila pertama bisa diwujudkan untuk menghargai dan menghormati keyakinan beragama setiap warga negara.
“Ini baru satu contoh, tetapi nanti kami juga akan mengajak generasi muda terjun ke masyarakat untuk mengamalkan sila Pancasila yang lain. Seperti contoh menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang membutuhkan,” kata dia.
Di kesempatan ini, Gandung juga berharap agar generasi muda tidak mudah terpengaruh isu yang berkembang. Menurut dia, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar. Namun yang terpenting, perbedaan tersebut disikapi dengan bijak dan tidak malah saling mencaci satu sama lain.
“Pancasila juga mengajarkan pengendalian diri. Jadi kalau tidak bisa mengendalikan diri, maka belum bisa mengimplementasikan Pancasila dengan baik dan benar,” katanya lagi.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan Wakil Ketua Pemenangan Pemilu, DPD Golkar DIY, John S Keban. Menurut dia, dewasa ini banyak gerakan-gerakan yang ingin merongrong Pancasila sebagai dasar negara. Oleh karena itu, sosialisasi terhadap empat pilar kebangsaan ini sangat penting. Terlebih lagi, kekuatan Pancasila semakin hari semakin mengalami perapuhan karena rongrongan ideologi lain. “Pancasila adalah pemersatu bangsa sehingga harus dijaga,” katanya.
Keban mengungkapkan upaya penguatan Pancasila harus dilakukan. Salah satunya dengan sosialisasi pemaknaan kontekstual Pancasila ke berbagai lapisan masyarakat melalui pendekatan dan metode baru sehingga dapat diterima dengan baik.
“Harus ada inovasi sehingga pola-pola indoktrinasi dan regimentasi pada masa Orde Baru tidak digunakan lagi sehingga masyarakat bisa menerima dengan baik sehingga dapat mengimplementasikannya,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Fitur Incognito Chat WhatsApp bikin obrolan AI hilang tanpa jejak. Meta klaim isi percakapan tak bisa diakses siapa pun.
Jadwal wakil Indonesia di Thailand Open 2026, termasuk duel berat Thalita Ramadhani Wiryawan melawan Ratchanok Intanon.
BNI buka layanan operasional terbatas di Jawa Tengah saat libur Kenaikan Yesus Kristus 2026, termasuk transaksi perbankan esensial.
Primbon Jawa menyebut weton Senin Wage dan Kamis Legi memiliki hari naas tertentu. Simak pantangan dan maknanya menurut tradisi Jawa.
Ramalan zodiak Kamis 14 Mei 2026 memprediksi banyak hubungan mulai memanas, dari persoalan asmara hingga tekanan pekerjaan.