Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Ilustrasi rupiah/Reuters
Harianjogja.com, BANTUL--Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM), dan Perindustrian Bantul, Sulistiyanta mengklaim melemahnya rupiah atas dolar Amerika Serikat tidak banyak berpengaruh terhadap kondisi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Bantul.
"Hampir tidak ada dampaknya karena 80 persen bahan baku UMKM di Bantul berasal dari lokal. Jadi dampaknya beberapa UMKM yang bahan bakunya impor saja dan tidak banyak," ujar Sulistiyanta di sela-sela acara seminar Kewirausahaan bagi puluhan Pelaku UMKM di Aula Pemerinth Kabupaten Bantul, kompleks Manding, Rabu (19/9/2018).
Sulistiyanta mengaku justru sebagian besar UMKM seperti kerajinan yang sudah ekspor dan bahan bakunya lokal mendapat banyak keuntungan. Ia tidak memungkiri ada satu dua UMKM yang mengandalkan bahan baku dari luar, namun pemasaran produknya dalam negeri.
Untuk nilai ekspor dari Bantul, pihaknya belum bisa menghitung selama pelemahan rupiah ini. Namun, kata dia, Bantul menjadi penyangga utama ekspor DIY yang mencapai 70%. Jika dibandingkan tahun ke tahun nilai ekspor Bantul mengalami peningkatan.
Sebagian besar ekspor melalui pihak ketiga atau bukan ekspor langsung kepada pembeli di luar negeri. Ada 41 negara tujuan ekspor produk UMKM dari Bantul.
"Lebih banyak yang ekpor tidak langsung. Kecuali pelaku usaha mebel yang besar-besar sudah langsung. Lainnya masih lewat buyer," kata dia.
Sulistianta mengatakan pelaku usaha bukan tidak bisa ekspor langsung. Namun jika ekspornya belum banyak lebih efisien melalui pihak ketiga meski keuntungannya tidak banyak.
Sementara itu, pelatihan kewirausahaan yang digelar Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bantul diikuti sekitar 80 pelaku UMKM. Mereka dilatih cara memasarkan produk melalui berbagai media sosial di era perkembangan teknologi informasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Dua perkara pelanggaran miras dan minuman oplosan di Bantul diputus dengan total denda Rp16 juta. Barang bukti turut dimusnahkan.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.