Kemendikdasmen Target Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Ilustrasi CPNS. /Antara Foto-Adwit B Pramono
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY belum dapat memastikan waktu pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) saat ini masih dalam proses penentuan berbagai persyaratan mendaftar oleh panitia penyelenggara. Anggaran sebanyak Rp254 juta disiapkan melalui APBD Perubahan 2018 untuk mendukung operasional seleksi CPNS.
Sekda DIY Gatot Saptadi mengatakan jumlah formasi secara umum telah diumumkan di website Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten/kota. Saat ini dalam proses menyusun redaksi persyaratan yang harus dipenuhi pendaftar, nantinya akan diumumkan secara serentak paling lambat 26 September 2018.
Terkait revisi formasi CPNS DIY yang sebelumnya diajukan ke pemerintah pusat, kata dia, sudah final. Ada lima formasi yang direvisi sesuai kebutuhan di lapangan. "Revisi itu menyesuaikan formasi agar bisa dilaksanakan tesnya, kalau sudah terisi atau dengan perubahan kelembagaan tidak dibutuhkan kenapa harus diajukan maka direvisi, tetapi sudah final, tadi malam sudah saya terima," jelasnya di DPRD DIY, Kamis (20/9/2018).
Terkait honorer K2, Gatot tak bisa berbuat banyak, karena persyaratan umur maksimal 35 tahun saat menerima SK CPNS telah ditentukan pemerintah pusat. "Inginnya saya mengangkat mereka-mereka [honorer K2] tetapi nggak ada slotnya, saya yakin pusat akan bijak mensikapi ini, karena K2 ini harus diselesaikan," ucapnya.
Anggota Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menyatakan legislatif menyetujui anggaran Rp254 juta dalam APBD Perubahan 2018 untuk seleksi CPNS Pemda DIY. Anggaran itu akan digunakan untuk menyewa gedung serta peralatan komputer yang akan dipakai untuk proses ujian seleksi. "Anggaran itu untuk keperluan termasuk konsumsi penyelenggara dan sewa peralatan termasuk gedung," kata dia.
Eko menyarankan Pemda DIY agar memaksimalkan sosialisasi ke masyarakat melalui berbagai media agar rekruitmen tersebur bisa tersampaikan kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya meminta Pemda DIY agar melakukan seleksi dan pembinaan khusus bahwa CPNS DIY harus memahami keistimewaan DIY, menjunjung tinggi NKRI dan pancasila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Survei SMRC menunjukkan hanya 15,7% masyarakat menilai ekonomi Indonesia baik, sementara penilaian negatif terhadap ekonomi dan hukum meningkat.
Pembenahan tata kelola MBG diyakini menurunkan kebutuhan anggaran program seiring digitalisasi, validasi data, dan evaluasi manfaat ekonomi.
Presiden Prabowo menggelar ratas membahas program strategis perguruan tinggi. Pemerintah juga menegaskan URI tidak membawahi seluruh kampus.
Indomaret Peduli Berbagi bersama Pemerintah Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan Lomba Menggambar dan Mewarnai pada Senin (27/7/2026)
Polisi menetapkan lima tersangka pengeroyokan terduga pencuri ayam di Tabanan, Bali. Penyidikan masih berlanjut dan berpotensi menetapkan tersangka baru.