Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Kondisi bangunan usai diterjang puting beliung di Jogja, Selasa (24/4/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengingatkan agar warga Jogja selalu siap mengantisipasi terjadinya bencana. Keberadaan Kampung Tangguh Bencana (KTB) harus dioptimalkan ketika bencana datang.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan hidup bersama dengan bencana menuntut warga agar bisa meningkatkan ketrampilan dan kemampuan agar terhindar dari resiko bencana. Alasannya, kerentanan warga terhadap bencana terutama faktor keterbatasan pemahaman tentang risiko-risiko di sekeliling bisa berakibat fatal. "Oleh karenanya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana harus terus ditingkatkan, secara cepat dan tepat dengan standar keselamatan yang tinggi," katanya, Senin (1/10/2018).
KTB di Jogja, kata Haryadi, dimaksudkan untuk menyiapkan warga menghadapi bencana secara cepat dan tepat. KTB memberi pengalaman langsung dalam penanganan bencana. "Kami berharap ditemukan metode dan indikator penanganan bencana yang paling efektif dan efisien,” kata Haryadi.
Menurut dia wilayah Kota Jogja termasuk area dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan berada di bantaran sungai sehingga dapat menjadi salah satu faktor sulitnya evakuasi saat terjadi bencana. “Kami berharap, keberadaan KTB dapat mengurangi risiko yang mungkin terjadi yang diakibatkan oleh berbagai bencana baik banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran serta puting beliung,” ujar Haryadi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja Hari Wahyudi mengungkapkan warga KTB selama ini dibekali dengan simulasi terkait ancaman kebencanaan. “Simulasi bencana diberikan agar warga terbiasa dan tahu harus melakukan apa saat terjadi bencana. Untuk membiasakannya perlu diadakan rutin, skala kecil-kecil saja,” ujarnya.
Fungsi KTB, katanya cukup penting untuk mempersiapkan masyarakat di wilayah. Mengingat mereka yang tahu dan dekat dalam menangani awal jiak terjadi bencana sehingga lebih cepat. “Jika tidak bisa ditangani KTB, maka akan dikoordinasikan dengan Pusdalops BPBD Jogja untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.