Jadwal SIM Keliling Jogja, Ada Layanan Malam di Alun-Alun Kidul
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
Kondisi bangunan usai diterjang puting beliung di Jogja, Selasa (24/4/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengingatkan agar warga Jogja selalu siap mengantisipasi terjadinya bencana. Keberadaan Kampung Tangguh Bencana (KTB) harus dioptimalkan ketika bencana datang.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan hidup bersama dengan bencana menuntut warga agar bisa meningkatkan ketrampilan dan kemampuan agar terhindar dari resiko bencana. Alasannya, kerentanan warga terhadap bencana terutama faktor keterbatasan pemahaman tentang risiko-risiko di sekeliling bisa berakibat fatal. "Oleh karenanya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana harus terus ditingkatkan, secara cepat dan tepat dengan standar keselamatan yang tinggi," katanya, Senin (1/10/2018).
KTB di Jogja, kata Haryadi, dimaksudkan untuk menyiapkan warga menghadapi bencana secara cepat dan tepat. KTB memberi pengalaman langsung dalam penanganan bencana. "Kami berharap ditemukan metode dan indikator penanganan bencana yang paling efektif dan efisien,” kata Haryadi.
Menurut dia wilayah Kota Jogja termasuk area dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan berada di bantaran sungai sehingga dapat menjadi salah satu faktor sulitnya evakuasi saat terjadi bencana. “Kami berharap, keberadaan KTB dapat mengurangi risiko yang mungkin terjadi yang diakibatkan oleh berbagai bencana baik banjir, gempa bumi, tanah longsor, kebakaran serta puting beliung,” ujar Haryadi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja Hari Wahyudi mengungkapkan warga KTB selama ini dibekali dengan simulasi terkait ancaman kebencanaan. “Simulasi bencana diberikan agar warga terbiasa dan tahu harus melakukan apa saat terjadi bencana. Untuk membiasakannya perlu diadakan rutin, skala kecil-kecil saja,” ujarnya.
Fungsi KTB, katanya cukup penting untuk mempersiapkan masyarakat di wilayah. Mengingat mereka yang tahu dan dekat dalam menangani awal jiak terjadi bencana sehingga lebih cepat. “Jika tidak bisa ditangani KTB, maka akan dikoordinasikan dengan Pusdalops BPBD Jogja untuk penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Mei 2026 lengkap di Alun-Alun Kidul, Sasono Hinggil, dan MPP. Cek lokasi, jam, dan syarat perpanjangan SIM A dan C terbaru.
Leo/Daniel juara Thailand Open 2026 usai kalahkan pasangan India. Kemenangan ini jadi momentum menuju Olimpiade 2028.
Ratusan warga Seloharjo Bantul menolak mantan dukuh kembali menjabat. Gugatan ke PTUN picu aksi dan pemasangan spanduk protes.
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Kinerja perbankan nasional tetap kuat di tengah tekanan global. Kredit tumbuh 9,49% dan bank BUMN jadi penopang utama ekonomi.
Ingin merencanakan kehamilan? Simak faktor penting seperti usia, kesehatan, dan gaya hidup yang memengaruhi kesuburan.