Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Kunjungan Bawaslu Sleman ke Griya Harian Jogja, Jogja, Senin (1/10/2018)./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sleman berkomitmen untuk menjamin jalannya pemilihan umum yang lancar tanpa pelanggaran. Untuk mewujudkan hal itu, bawaslu Sleman pun mengajak media massa ikut berperan aktif menjadi pengawas partisipatif.
Ketua Bawaslu Sleman Abdul Karim Mustofa mengatakan, Bawaslu menilai menjalin hubungan baik dengan media massa merupakan hal yang penting. "Kami ingin mengajak media massa, dalam hal ini Harian Jogja menjadi media partner kami dalam proses tahapan Pemilu 2019 di sisi pengawasan. Media [Harian Jogja] bisa menjadi pengawas partisipatif untuk memberitakan hal-hal yang sifatnya pencegahan," ujar dia ketika berkunjung ke Griya Harian Jogja, Jogja, Senin (1/10).
Ia menyebutkan, pemberitaan di Harian Jogja menjadi semangat untuk melakukan pencegahan.
Komisioner Bawaslu Sleman Divisi Hukum, Data, dan Informasi Arjuna Al Ichsan Siregar mengungkapkan, masa kampanye sudah dimulai dan pemberitaan di media sosial luar biasa. Oleh karena itu, dirasa perlu menggandeng media massa unutk mendukung tujuan Bawaslu Sleman dalam mewujudkan Pemilu yang lancar. "Initinya, bagaimana bersama-sama mengawasi pemilu agar ke depan benar-benar menjunjung integritas."
Dibertakan sebelumnya, Sleman dipetakan sebagai wilayah yang paling rawan dalam Pemilu 2019. Bawaslu Sleman mengaku hal yang paling diantisipasi yaitu faktor keamanan.
Abdul Karim Mustofa mengatakan, pemetaan kerawanan pemilu di Sleman mengacu dari Pilkada 2015 sampai saat ini. Sementara pihaknya mengaku, dengan melihat kondisi Sleman saat ini, yang perlu diantisipasi yaitu faktor keamanan. "Apalagi ditambah akhir-akhir ini muncul kasus demo, juga kasus terorisme, itu yang perlu diantisipasi," kata Karim pada Jumat (28/9/2018).
Menurut Karim, dengan muculnya Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) bukan malah menjadikan rasa khawatir bagi masyarakat. Namun, hal tersebut harus disikapi dengan antisipasi.
"Kita ratusan kali mengirimi surat-surat ke berbagai lapisan masyarakat, sebagai bentuk antisipasi, mulai dari Polri-TNI, ASN, agar netral dalam Pemilu 2019," jelasnya.
Menindaklanjuti pemetaan IKP, Karim mengaku pihaknya belum melakukan pemetaan serupa pada tiap-tiap kecamatan. Selain faktor keamanan, yang juga diantisipasi oleh Bawaslu Sleman yaitu faktor administrasi juga Alat Peraga Kampanye (APK). "Kita akan awasi, jangan sampai dari pemasangan APK ini menimbulkan gesekan," katanya.
Pemimpin Redaksi Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono mengatakan, sebagai media Harian Jogja akan berusaha seobjektif dan seindependen mungkin ketika meliput berita mengenai pemilu. "Kami akan menyajikan informasi yang berimbang. Kami harus memiliki jarak dan kedekatan yang sama dengan parpol. Untuk kebijakan redaksional akan memberi porsi yang sama. Jadi tidak pilih kasih," ujar dia.
Anton mengatakan, Harian Jogja berkomitmen untuk menjadi media yang ikut serta mewujudkan jalannya pemilihan umum yang fair tanpa kecurangan. "Kalau ada pelanggaran, tentu kami akan menyajikan informasi yang berimbang dan memenuhi etika jurnalistik."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.
Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri di Stadion Brawijaya lewat dua gol Gustavo Almeida pada pekan ke-33 Super League.
Tabrakan kereta barang dan bus di Bangkok, Thailand, menewaskan delapan orang dan melukai 32 korban di dekat Stasiun Makkasan.