Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Kepala BPJS Yogyakarta, Dwi Hesti Yuniarti saat melayani langsung masyarakat yang tengah mengurus BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Gunungkidul, Jumat (6/7/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, BANTUL--Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul menjalin kerja sama dengan salah satu bank untuk dana talangan sebagai solusi keterlambatan pencairan klaim dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosil Kesehatan (BPJSK).
"Kami sudah membicarakan syarat dan bunga untuk menggunakan dana talangan dengan bank yang ditunjuk untuk mencairkan klaim BPJS," kata Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Panembahan Senopati Bantul, Agus Budi Raharja, Rabu (3/10/2018).
Agus mengatakan kerja sama dengan bank ini sebagai solusi keterlambatan pencairan klaim dari BPJSK. Pasalnya sejak Juli-September tahun ini klaim BPJSK belum cair, meski pengajuan klaim sudah diajukan sampai Agustus lalu.
Sementara operasional rumah sakit harus jalan terus, tidak boleh terganggu. Di sisi lain, dana cadangan devisa rumah sakit sudah habis untuk menutupi keterlambatan pencairan klaim pada April-Juli. Selain itu utang obat dan rehab rumah sakit juga terpaksa harus ditahan sebagian untuk biaya operasional. "Peluru kami sudah habis-habisan," ucap Agus.
Total pasien RSUD Panembahan Senopati rata-rata per hari mencapai sekitar 700-800 pasien. Sebanyak 90% adalah pasien jaminan. Sementara tagihan bulanan mencapai Rp8 miliar-Rp9 miliar. Jika keterlambatan tiga bulan maka total tagihan mencapai sekitar Rp26 miliar.
Agus berharap kerja sama dengan bank dalam peminjaman dana talangan dapat mengurangi beban rumah sakit. Sebab pelayanan rumah sakit harus tetap berjalan meski ada persoalan keuangan.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJSK Jogja, Dwi Hesti Yuniarti belum bisa dimintai konfirmasi terkait masih terjadinya keterlambatan dalam pencairan BPJSK di RSUD Panembahan Senopati.
Namun sebelumnya, Hesti mengatakan setiap pengajuan klaim dari rumah sakit membutuhkan verifikasi untuk validasi klaim. Ketika data sudah tervalidasi maka pihak rumah sakit tinggal menunggu transfer dana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.