Flash Mob Wayang Jape Methe Jadi Pembeda WJNC #3

Rahmat Jiwandono
Rahmat Jiwandono Sabtu, 06 Oktober 2018 22:17 WIB
Flash Mob Wayang Jape Methe Jadi Pembeda WJNC #3

onferensi pers di Hotel Boutique, Sagan, Jogja, Sabtu (6/10/2018)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono

Harianjogja.com, JOGJA-Gerakan flash mob Jape Methe akan jadi pembeda di acara Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2018 dibandingkan dua tahun yang lalu.

Acara WJNC sudah digelar sejak 2016. WJNC selalu diadakan tepat pada 7 Oktober sebagai peringatan ulang tahun Kota Jogja yang tahun ini menginjak usia ke-262.

Pada konferensi pers di Hotel Boutique, Sagan, Jogja Show Director Yetti Martanti menyatakan jumlah peserta kali ini mencapai 1400 peserta. Artinya ada kenaikan 200 peserta dibandingkan tahun lalu. "Pukul 19.00 WIB acara Wayang Jogja Night Carnival [WJNC] akan dimulai," ujar dia, Sabtu (6/10/2018).

WJNC tahun ini melibatkan masyarakat untuk turut serta. Peserta yang berasal dari 14 kecamatan di Kota Jogja yaitu Kotagede, Danurejan, Ngampilan, Gondomanan, Mantrijeron, Gondokusuman, Pakualaman, Wirobrajan, Kraton, Gedongtengen, Mergangsan, Umbulharjo, Tegalrejo, dan Jetis. Setiap kecamatan sudah mendapat nama tokoh wayang yang akan mereka tampilkan.

"Ada tujuh seniman profesional yang kita libatkan, tetapi mereka hanya sebagai pengawas saja," ujar Yetti dalam acara konferensi pers.

Konsep WJNC #3 adalah seni jalanan yakni seni yang khusus untuk ditampilkan di jalanan. WJNC akan berlangsung di gedung bekas indosat Jalan Sudirman, Tugu Pal Putih, dan berakhir sebelum Hotel Grand Zuri di Jalan Margo Utomo.

"Acara WJNC #3 ini memang ada sejumlah hadiah yang diperebutkan namun itu hanya untuk menambah semangat peserta dalam berkreasi," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online