Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi rumah sakit/Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengebut pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Tipe D di Desa Jetis, Kecamatan Saptosari. Diperkirakan rumah sakit tersebut bisa beroperasi tahun depan.
“Target paling lambat 2020 sudah peluncuran tetapi diupayakan 2019 sudah bisa beroperasi,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Gunungkidul, Sri Suhartanta, kepada Harianjogja.com, Selasa (9/10/2018).
Untuk saat ini pembangunan tersebut sudah sampai tahap kedua. Selain fokus di infrastruktur, Bappeda juga telah merencanakan pembentukan unit pelaksana teknis dan mempersiapkan sumber daya manusia kesehatan di rumah sakit tipe D itu.
Anggaran pembangunan fisik di rumah sakit yang rencananya memiliki dua layanan spesialis, yakni anak dan kandungan ini, mencapai Rp25 miliar. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari anggaran di tahap pertama pembangunan pada tahun lalu. Di tahap pertama, anggarannya sebesar Rp16 miliar.
Selain RSUD Tipe D Saptosari, Pemkab tengah mengebut realisasi pembangunan Puskesmas Ponjong 2 dan Puskesmas Patuk 2 untuk menjadi rintisan Rumah Sakit Pratama Rawat Inap. Rencananya diusulkan tahun depan seiring menunggu penyelesaian detailed engineering design (DED).
“DED baru disusun. Untuk proyeksi anggaran 2019 masih tahap awal seperti pembebasan lahan, jadi belum ada proyeksi atau anggaran yang ditetapkan,” ucap Suhartanta. Meski demikian, rencana tahap awal untuk Puskesmas Ponjong 2 diusulkan pagu Rp1 miliar dan Puskesmas Patuk 2 diusulkan pagu Rp2 miliar.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul Dhemas Kursiswanto berharap ada kejelasan penyelesaian pembangunan RSUD Tipe D Saptosari serta dua puskesmas rintisan rumah sakit inap di Ponjong dan Patuk.
Hal ini terkait dengan pengoptimalan pelayanan kesehatan untuk masyarakat. “Tentu dengan adanya layanan kesehatan di tiga wilayah tersebut bisa memudahkan masyarakat untuk bsrobat dan tidak perlu jauh-jauh ke Wonosari,” ujarnya. Guna memastikan pembangunan ini lancar dan segera selesai, Dhemas menegaskan Dewan akan mengawasi tahapan pembangunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
PP Tunas memungkinkan perubahan status risiko TikTok, Roblox, dan YouTube jika lolos evaluasi perlindungan anak digital.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.