UNY Pakai 2 Bus Listrik VKTR, Mobilitas Kampus Makin Ramah Lingkungan
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
Ilustrasi sanitasi masyarakat/JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Sepanjang tahun ini, Kota Jogja dinilai memiliki inovasi dan kualitas sanitasi yang baik dalam mempertahankan kondisi Setop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Hal itu dilakukan untuk mewujudkan Kota Jogja sebagai kota sehat.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan untuk meningkatkan kualitas kota sehat, Pemkot memiliki lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Masing-masing adalah Setop Buang Air Besar Sembarangan (BABS); cuci tangan pakai sabun (CTPS); pengelolaan air minum-makanan rumah tangga (PAMM RT); pengelolaan sampah rumah tangga (PS RT); dan pengelolaan limbah cair rumah tangga (PLC RT).
"Dengan program STBM ini masyarakat mampu mengubah perilaku yang higienis. Mereka sadar untuk tidak membuang air besar di sembarang tempat serta mengedepankan pola hidup bersih dan sehat (PHBS)," kata dia seusai menerima penghargaan, akhir pekan lalu di Jakarta.
Atas prestasi tersebut, Kota Jogja diganjar penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI karena dinilai mampu mempertahankan program STBM secara berkelanjutan. Penghargaan STBM diserahkan secara langsung oleh Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, di Auditorium Swabessy Kementerian Kesehatan, Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggunakan dua bus listrik VKTR 8 meter untuk mendukung mobilitas kampus yang lebih nyaman, efisien, dan berkelanjutan.
BMKG memprakirakan cuaca Senin didominasi cerah berawan hingga berawan tebal. Simak prakiraan cuaca dan suhu lima wilayah DIY.
Anggaran Banper MBG 2027 dipangkas Rp30 triliun menjadi Rp232,5 triliun. BGN tetap menargetkan 72,46 juta penerima manfaat.
Kemenkes menerbitkan SE terkait dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Simak imbauan untuk fasilitas kesehatan dan masyarakat.
Perguruan tinggi perlu memastikan lingkungan kampus terbebas dari kekerasan serta memiliki mekanisme yang jelas untuk menangani kasus ketika kekerasan terjadi.
Delapan bandara ditutup akibat abu vulkanik erupsi GAK. Menhub membuka lima bandara alternatif selama 24 jam untuk menjaga mobilitas.