PSM vs PERSIB Malam Ini: Penentu Juara, Prediksi Skor, Susunan Pemain
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
Peserta ujian computer Assisted Test (CAT) calon pegawai negeri sipil (CPNS) mendengarkan arahan petugas sebelum melaksanakan ujian di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10)./Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JOGJA- Jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang dinyatakan lolos seleksi administrasi di Kota Jogja bertambah 64 orang. Dari sebelumnya 6.596 orang saat ini menjadi 6.660 pelamar.
Penambahan jumlah pelamar yang lolos seleksi administrasi tersebut diakui Kepala Bidang Pengembangan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Jogja Ary Iryawan. Menurutnya, tambahan pelamar yang lolos seleksi administrasi tersebut bermula dari banyaknya aduan yang diterima Pemkot dari pelamar.
“Mereka merasa sudah memenuhi seluruh persyaratan yang dibutuhkan tetapi tetap dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi,” katanya, Jumat (26/10/2018).
Karena banyak aduan yang masuk, BKPP kemudian berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) yang kemudian melahirkan kebijakan untuk meninjau ulang seluruh dokumen dari pelamar yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi.
Setelah diteliti ulang, maka 64 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dan dapat mengikuti seleksi ke tahap selanjutnya, seleksi kompetensi dasar (SKD).
Dia memastikan tidak ada tambahan dokumen baru, perbaikan atau kelengkapan syarat yang diberikan pelamar saat verifikasi ulang terhadap berkas pendaftaran. Tidak juga dokumen pelamar baru yang dimasukkan.
“Kami tidak hanya meneliti dokumen dari pelamar yang mengadu tetapi seluruh dokumen yang dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi. Kami sudah memberikan informasi ke pelamar yang bersangkutan jika mereka lolos seleksi administrasi,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, jumlah pelamar yang dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi sebanyak 4.431 orang. Adapun jumlah pelamar yang lolos tercatat 6.596 orang dari 11.027 pendaftar.
Sistem untuk verifikasi dokumen lamaran kembali ditutup pada Rabu (24/10/2018) dan tidak akan dibuka kembali. Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, pelamar diminta mencetak kartu ujian sesuai syarat yang ditetapkan dan menunggu pengumuman mengenai jadwal dan tempat seleksi kompetensi dasar.
“Untuk seleksi SKD kami menunggu setelah tes untuk CPNS DIY. Seharusnya, tes CPNS DIY digelar hari ini tetapi dijadwalkan ulang,” katanya.
Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD Jogja Sigit Wicaksono berharap adanya tambahan CPNS yang dinyatakan lolos seleksi administrasi tersebut bukan disebabkan ketidakcermatan petugas saat melakukan verifikasi.
Dia juga tidak ingin ada permainan oknum tertentu dalam seleksi CPNS tahun ini. “Mudah-mudahan bukan disebabkan karena ada ‘permainan’ untuk penerimaan CPNS tahun ini. Seluruh proses penerimaan harus bisa dipastikan dan dipertanggungjawbkan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Harus transparan,” kata Sigit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSM vs PERSIB jadi laga penentu juara. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi terbaru kedua tim di sini.
PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih anyar untuk memburu target promosi ke Liga 1 musim 2026/27.
BPBD Gunungkidul belum menetapkan siaga darurat kekeringan meski musim kemarau 2026 sudah dimulai sejak akhir April.
BNPB melaporkan banjir melanda Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat akibat hujan deras, ribuan rumah terendam.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.