Pameran Kartun Demokreasi Soroti Cara Masyarakat Memandang Kehidupan Demokrasi

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Senin, 29 Oktober 2018 07:17 WIB
Pameran Kartun Demokreasi Soroti Cara Masyarakat Memandang Kehidupan Demokrasi

Yani Sapto Hudoyo (dua kanan) menerima bingkisan kartun dirinya diapit oleh Jadin (kanan), kartunis senior Ashadi (dua kiri), dan Ketua Pakyo Agoes Jumianto (kiri), Sabtu (27/10/2018)./Ist-Pakyo

Harianjogja.com, BANTUL-Paguyuban Kartunis Yogyakarta (PAKYO) kembali menggelar pameran bertajuk “Pameran Kartun Demokreasi”. Digelar di Omah Seni Kumpul-kumpul Jadin Craft, Karangnongko, Kweni Rt 9, Panggungharjo, Sewon, Bantul, 27 Oktober– 3 November 2018, pameran ini menampilkan sekitar 50 karya kartun dari 20-an orang kartunis.

Dalam Pameran ini kartunis Pakyo berusaha memotret keseharian masyarakat dalam memandang kehidupan demokrasi.

Pameran dibuka oleh Yani Sapto Hudoyo yang merupakan istri almarhum pelukis Sapto Hudoyo pada Sabtu (27/10/2018) pukul 20.00 WIB. “Keadaan sekarang di mana hoaks di produksi sedemikian rupa bisa disebut membajak demokrasi, sehingga dengan media kartun bisa memberikan edukasi demokrasi agar lebih baik,” ujar dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Minggu (28/10/2018).

Hal ini senada dengan komentar Jadin C Djamaludin sebagai tuan rumah tempat digelarnya pameran ini. "Pameran kartun seperti ini bisa jadio media untuk menyadarkan para kontestan pemilu agar lebih elegan dalam bersaing, karena keadaan sekarang sudah njelehi,” katanya.

Pembukaan pameran ini dihadiri banyak kartunis dari segala usia bahkan ada yang datang dari kota sekitar seperti Magelang dan Semarang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online