Ramadan dan Lebaran, Telkomsel Prediksikan Kenaikan Traffic 15%
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Budayawan Emha Ainun Najib (kiri) menjadi pembicara saat sarasehan budaya menyambut diresmikannya Lembaga Kebudayaan Embun Kalimasada di Kantor Yayasan Badan Wakaf UII, Kamis (1/11/2018)./Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, JOGJA--Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (YBF UII) meresmikan Lembaga Kebudayaan Embun Kalimasada, Kamis (1/11/2018). Lembaga ini ingin ikut memajukan kebudayaan Indonesia dalam dunia pendidikan dan lebih mendekatkan Islam dengan aspek budaya.
Suwarsono Muhammad, Ketua YBW UII mengatakan sejak awal, selain pendirian UII juga direncanakan dibentuknya lembaga lain. Di antaranya Baitul Mal, Majalah Dwi Mingguan Soeara MIAI, perpustakaan Islam, dan masjid besar. Lembaga-lembaga tersebut telah direalisasikan.
"Yang belum terealisasi sampai sekarang itu lembaga kebudayaan. Kami sudah punya rumah sakit JIH dan juga hotel. Dari segi bisnis sudah jalan tetapi aspek spiritualnya belum tersentuh. Maka kami bentuk Embun Kalimasada ini untuk lembaga budaya untuk mendekatkan Islam dengan budaya," kata dia dalam jumpa pers di Kantor YBW UII, Kamis (1/11/2018).
Kegiatan nyata yang akan dilakukan untuk menunjukkan eksistensi lembaga kebudayaan baru ini adalah pameran pada 25 November 2018 mendatang. Dalam pameran ini akan dipajang foto-foto 50 masjid versi tempo dulu dan saat ini. Foto akan dilengkapi narasi kecil tentang arsitektural dan narasi politik.
Menurut rencana, pameran akan dilaksanakan rutin lima kali dalam setahun. Beberapa pameran yang sudah diagendakan adalah pameran sajadah, pameran masa depan partai politik Indonesia, dan pameran zaman perubahan.
Budayawan menilai sebenarnya antara agama dan budaya bisa menyatu. Emha Ainun Najib alias Cak Nun mengatakan sebenarnya pengkotak-kotakan agama dan budaya selama ini terjadi karena cara berpikir yang dangkal dan sempit. "Dalam bahasa Jawa, ciut [sempit], cekak [pendek], cethek [dangkal]," katanya.
Dicontohkan dia, perubahan arsitektural masjid di Indonesia menjadi bernuansa kearab-araban disebabkan cara pandang masyarakat yang berbeda. Unsur kearaban terlihat dari adanya bentuk kubah. "Yang terjadi tergantung gelombang internasional yang masuk apa. Sekarang masjid kearab-araban karena yang ngasih [mempengaruhi] orang Arab, ini sudah terlepas dari budaya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel mematangkan persiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (Rafi) 2024.
Bupati Gunungkidul dorong batik motif tawon sebagai ikon daerah. Sarat filosofi dan berpotensi tingkatkan ekonomi masyarakat.
California tetapkan darurat akibat tangki kimia berisiko meledak di Orange County. Suhu terus naik, potensi ledakan diwaspadai.
Ruko di Solo Baru jadi markas sindikat penipuan internasional. Polisi tangkap 38 tersangka dengan modus investasi kripto palsu.
Salad jadi pilihan sehat rendah kalori yang bantu pencernaan dan diet. Simak manfaat dan resep salad segar untuk musim panas.
Kecelakaan Gus Hilman di Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) diduga akibat sopir mengantuk. Dua staf meninggal, polisi masih selidiki.