Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Ilustrasi gambar peserta Pemilu 2019./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja selesai memperbaiki jumlah pemilih di Kota Jogja. Hasilnya, jumlah daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 299.229 pemilih dan berdasarkan DPTHP tahap kedua bertambah jadi 311.299 pemilih.
Ketua KPU Kota Jogja Hidayat Widodo mengatakan jumlah pemilih DPTHP hasil perbaikan tahap kedua naik sebanyak 12.070 pemilih. Penambahan yang paling dominan disebabkan adanya perpindahan penduduk dari luar kota ke Jogja. "Baik karena pekerjaan, menikah atau mengikuti suami tinggal di Jogja,” katanya, Selasa (23/11).
Pada DPTHP tahap pertama, KPU menetapkan jumlah pemilih sebanyak 299.229 pemilih namun berdasarkan DPTHP tahap kedua, jumlah pemilih meningkat menjadi 311.299 pemilih. Rinciannya terdiri dari 149.027 pemilih laki-laki dan 162.272 pemilih perempuan. Meraka terbagi dalam 1.373 tempat pemungutan suara (TPS).
"
Walaupun jumlah pemilih bertambah, tapi ada juga pemilih yang masuk DPTHP pertama yang dicoret oleh KPU. "Mereka dicoret karena dinyatakan tidak memenuhi syarat karena pindah ke luar daerah dan tidak tercatat lagi sebagai warga Jogja," kata dia.
Widodo menjelaskan proses penyusunan DPTHP tahap kedua tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyelenggaraan Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang digelar pada Oktober. Penyusunan dilakukan berjenjang dari tingkat Panitia Pemungutan Suara di kelurahan yang kemudian direkapitulasi di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk kemudian ditetapkan oleh KPU.
Hasil dari KPU tersebut akan disampaikan ke DIY untuk direkapitulasi bersama DPTHP tahap kedua dari kabupaten lain. "Seluruh elemen data pemilih dalam DPTHP tahap kedua sudah lengkap dan tidak ada lagi elemen data yang hilang seperti nomor induk kependudukan (NIK) yang masih kosong," katanya.
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Jogja berharap agar validitas data pemilih dalam DPTHP tahap kedua tersebut terjamin sehingga seluruh pemilih bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019. “Validitas data ini penting untuk melindungi hak agar masyarakat bisa menggunakan suaranya pada Pemilu 2019. Ada beberapa rekomendasi yang kami sampaikan dan ditindaklanjuti,” kata Koordinator Divisi Pengawasan Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Jogja Noor Harsya Aryo Samudro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Lima film horor Indonesia mendominasi box office 2026. Danur: The Last Chapter memimpin dengan 3,6 juta penonton, disusul Ghost In The Cell dan Alas Roban.
Dua pemuda asal Prambanan, Sleman, ditangkap polisi setelah video mereka mengacungkan celurit di jalan umum viral di media sosial. Motifnya untuk konten dan pen
Indonesia tercatat memiliki biaya naturalisasi tertinggi di Asia Tenggara mencapai Rp75,71 juta. Simak perbandingannya dengan Filipina, Thailand, Singapura, dan
MoonPay meluncurkan PayBox yang memungkinkan ChatGPT dan Claude membantu transaksi kripto, belanja online, hingga pemesanan tiket dengan sistem keamanan berlapi
Petani bawang merah lahan pasir di Bantul mulai panen raya. Namun harga jual anjlok hingga Rp15 ribu per kilogram akibat melimpahnya pasokan dari berbagai daera