Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Kereta Kencana Garuda Yeksa, salah satu kendaraan milik Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang dipamerkan di Bale Bang, Area Bangsal Siti Hinggil, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Selasa (13/11/2018)./Harian Jogja-Nur Uswatun Khasanah (M123)
Harianjogja.com, JOGJA- Tak hanya pasar malam yang memeriahkan perayaan Sekaten di Jogja. Untuk memperingati kelahiran (Mulud) Nabi Muhammad SAW, pameran benda-benda milik Kraton Jogja juga ditampilkan.
Pada perayaan sekaten juga digelar pameran yang menampilkan benda-benda yang menjadi ciri khas budaya Jawa dan Kraton Jogja, tentu saja sekaligus ada nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya.
Bertempat di Bale Bang, Area Bangsal Siti Hinggil, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat sejumlah benda milik Kraton Jogja dipamerkan. Mulai belangkon, gamelan, pakaian tradisional, sampai kendaraan pribadi Sri Sultan semua dipertontonkan di pameran tersebut.
"Kegiatan seperti ini ada setiap tahun di bulan Mulud dan merupakan tradisi dari Sultan HB I sampai X. Ini sudah ada sejak zaman Demak, salah satunya untuk syiar agama. Jadi semua yang diikuti pada pameran di Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat ini semua budaya yang ada di Jogja," kata Abdi Dalem Kraton Jogja Mas Lurah Cermo Pragola, Pedalangan, ditemui Selasa (13/11/2018).
Tidak hanya pameran, setiap hari ada penampilan seni tradisi dari berbagai daerah di Jogja. Setiap grup tampil selama dua jam setiap harinya. Dari kegiatan tersebut diharapkan dapat mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai kebudayaan di Jogja yang hampir tergeser oleh perkembangan zaman.
"Membudayakan Bahasa Jawa di kalangan anak muda sekarang ini susah. Juga soal unggah-ungguh, etika dan sopan santun kurang, karena kemajuan zaman yang tidak baik, terkait dengan dampak penggunaan teknologi juga menjadi berpengaruh pada kesopanan anak-anak sekarang," kata Dwijo Budyo Yuwana, Kaprajan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.