BP Tapera Tebar Rp8,83 Triliun Buat Pejuang KPR, Ini Realisasinya
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Razia kendaraan. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN—Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sleman mencatat Operasi Zebra Progo 2018 yang digelar selama 14 hari berhasil menjaring 10.038 pengendara kendaraan bermotor yang melanggar aturan. Selama operasi digelar, tercatat ada 31 kasus kecelakaan lalu lintas.
KBO Satlantas Polres Sleman, Iptu Riki Heriyanto, mengatakan selama Operasi Zebra Progo 2018 digelar yang digelar mulai 30 Oktober sampai 12 Nevember 2018 jajarannya menjaring ribuan pelanggar aturan lalu lintas, dan sebagian besar pelanggar merupakan pengendara sepeda motor.
"Operasi Zebra Progo 2018 digelar dengan salah satu tujuannya untuk persiapan keamanan pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2019," ujar Iptu Riki saat ditemui Harian Jogja, Kamis (15/11/2018). Ia mengatakan dalam operasi tersebut jajarannya juga menerima dan menangani puluhan kasus kecelakaan lalu lintas.
"Ada satu kasus kecelakaan yang terjadi di lokasi operasi, di luar wilayah operasi ada sekitar 30 laporan kecelakaan," katanya. Dalam Operasi Zebra Progo 2018, ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran operasi di antaranya di wilayah Kecamatan Tempel, Terminal Jombor, Kronggahan, dan di sekitar Monumen Jogja Kembali (Monjali).
Berdasarkan data dari Satlantas Polres Sleman ada 10.038 jumlah pelanggaran yang ditilang, sementara yang mendapat teguran sebanyak 6.685 pengendara. Jumlah tilang untuk pengendara sepeda motor berjumlah 8.357 pelanggaran, dan untuk pengemudi mobil sebanyak 1.681 pelanggaran.
Ipda Riki mengatakan kecenderungan pelanggaran yang terjadi yaitu melawan arus dan pengendara sepeda motor di bawah umur. Ia berharap dengan adanya penilangan tersebut bisa menjadi pembelajaran untuk ke depannya agar lebih disiplin lagi dalam berlalu lintas.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda DIY, AKBP Heru Setiawan, mengatakan dalam Operasi Zebra Progo 2018 ada beberapa sasaran pelanggaran yang menjadi prioritas penanganan, di antaranya pengendara sepeda motor di bawah umur, tanpa helm, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, dan melebihi batas kecepatan yang ditentukan. "Berbagai pelanggaran itu bisa berakibat fatal dan menimbulkan kecelakaan, jadi operasi ini kami lakukan untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas," katanya saat ditemui Rabu (14/11/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selama Januari 2024-awal Mei 2024, BP Tapera telah menyalurkan dana untuk kredit pemilikan rumah (KPR) bersubsidi sebesar Rp8,83 triliun.
Erupsi Gunung Semeru disertai awan panas guguran, kolom abu 1.000 meter, status tetap Level III Siaga.
Pakar Hukum Tata Negara Unej meminta BK DPRD Jember memberi sanksi tegas kepada legislator yang bermain gim saat rapat.
Tiket laga kandang terakhir PSIM Jogja vs Madura United di SSA Bantul habis terjual, 8.500 suporter siap padati stadion.
Sebanyak 11 pemain masuk nominasi IBL Sportsmanship Award 2026 berkat permainan bersih sepanjang musim reguler IBL.
Ratusan warga Parangjoro Sukoharjo menggelar doa bersama terkait polemik izin warung kuliner nonhalal di Dusun Sudimoro.