Subardi Kecam Kasus Pungli Food Truck di Alun-Alun Kidul Jogja
Dugaan pungli dialami food truck Bolosego di Alkid Jogja. Subardi menyoroti kasus tersebut, sementara Polresta Yogyakarta melakukan pendalaman.
ILustrasi Politik uang/JIBI-Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY menerima tiga aduan terkait pelanggaran Pemilu. Namun ketiganya tidak dapat dilanjutkan ke tahap penyidikan karena dinyatakan tidak memenuhi unsur pidana.
Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIY Sri Werdiningsih mengatakan sejauh ini ada 24 kasus pelanggaran yang ditangani Bawaslu. Sebanyak 21 kasus masuk pelanggaran administrasi dan tiga kasus dugaan pelanggaran pidana pemilu. "Paling banyak yang diadukan adalah persoalan politik uang,” katanya, Kamis (22/11/2018).
Tiga kasus dugaan pidana Pemilu tersebut sebanyak dua kasus terjadi di Kabupaten Sleman dan satu kasus di Kabupaten Kulonprogo. Di Sleman kasus yang diadukan terkait dugaan politik uang dan kampanye di tempat pendidikan, sedangkan di Kulonprogo dugaan kasus politik uang sekaligus kampanye di tempat ibadah.
Menurut Ningsih, dugaan kasus politik uang di Sleman dilakukan oleh salah satu calon anggota legislatif. Modusnya, sang caleg memberikan bantuan tenda kepada masyarakat di salah satu desa di Kecamatan Ngaglik. "Pembagian tenda sempat dicegah oleh salah satu warga. Tetapi, tenda dibagikan di lain hari. Kami tidak dapat melanjutkan kasus ini karena tidak ada saksi yang bisa memastikan kegiatan itu bagian dari kampanye,” katanya.
Adapun kampanye di tempat pendidikan juga dilakukan oleh salah seorang caleg di salah satu SD di Kecamatan Depok. Kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilu di Kulonprogo dilakukan oleh salah seorang caleg yang mengatakan akan memberikan dana secara rutin apabila ia terpilih sebagai Anggota DPR dari DIY. "Janji tersebut disampaikan di salah satu tempat ibadah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dugaan pungli dialami food truck Bolosego di Alkid Jogja. Subardi menyoroti kasus tersebut, sementara Polresta Yogyakarta melakukan pendalaman.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.