Gantikan Dahnil Anzar, Tiga Kandidat Berebut Posisi Ketum Pemuda Muhammadiyah, Ini Dia Calonnya

Rahmat Jiwandono
Rahmat Jiwandono Rabu, 28 November 2018 17:50 WIB
Gantikan Dahnil Anzar, Tiga Kandidat Berebut Posisi Ketum Pemuda Muhammadiyah, Ini Dia Calonnya

Panitia pemilihan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah sekaligus Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY, Iwan Setiawan/Harian Jogja-Rahmat Jiwandono.

Harianjogja.com, BANTUL- Tiga kandidat bersaing memperebutkan posisi Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2021. Ketiga orang tersebut adalah Ahmad Fanani, Ahmad Labib, dan Sunanto.

Pada mulanya ada enam kandidat yang mencalonkan diri sebagai Ketua PM Muhammadiyah yakni Ahmad Fanani, Andi Fajar Asti, Muhammad Sukron, Faisal, Sunanto, dan Ahmad Labib. Namun di tengah perjalanan tiga diantarnya mengurungkan diri, ketiganya justru merapat ke salah satu calon.
Faisal dan Andi Fajar Asti berkoalisi untuk mendukung Ahmad Labib, mereka menyebutnya dengan Koalisi Ta\'awun. Di sisi lain Muhammad Sukron mengajak pendukungnya untuk memilih Sunanto.

Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIY, Iwan Setiawan mengatakan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan kali ini sebanyak 1.196 dari seluruh Indonesia. Pemilihan diselenggarakan di Sportorium UMY pada Rabu (28/11/2018). Pertama memilih formatur serta calon Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah.

Formatur adalah para kandidat yang nantinya akan menjabat dalam formasi struktur kepengurusan Muhammadiyah.

"Hari ini pemilihan siapa yang akan menggantikan Dahnil [Ketum Pemuda Muhammadiyah saat ini, Dahnil Anzar Simanjuntak]. Pertama akan menghitung hasil jumlah pemilihan formatur kemudian calon ketua PM," ujar Iwan selaku Panitia Pemilihan Pemuda Muhammadiyah.

Pada mulanya pihak panitia ingin memakai e-voting tetapi berubah dengan cara memilih manual. Format pemilihan para calon dilakukan dengan cara melingkari atau mencontreng. Penghitungan hasil pemilihan pun dilakukan secara manual. Tetapi terjadi perdebatan panjang di dalam sidang Tanwir, dimana hasilnya diputuskan dipilih secara manual.

Ketua Bidang KOKAM dan SAR Komandan Nasional Pemuda Muhammadiyah, Mashuri Mashuda mengatakan visi dan misi para calon ketua umum sudah disampaikan dalam bentuk khotbah. Dia mengklaim penyampaian visi misi berbeda pada umumnya.

"Mereka menyampaikannya dalam bentuk mengaji dan dakwah," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online