Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Joko Widodo dan Ma\'ruf Amin. /Okezone
Harianjogja.com, JOGJA-Para Alumni UGM Pendukung Paslon Capres Jokowi-Amin akan menggelar bakti sosial (Baksos) di Joglo Mbah Mono Jalan Palagan km 12 Dukuh Gondanglutung, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Sabtu (15/12/2018). Mereka membantah baksos sebagai kampanye bermuatan politis.
Koordinator Alumni UGM Pendukung Jokowi-Amin Budi Setiyono mengatakan baksos digelar untuk 300 orang penerima PKH. Mereka berkesempatan membeli paket sembako dengan harga murah. "Paket sembako yang kami sediakan berupa minyak goreng, beras dan gula. Nilainya Rp45.000 dijual Rp15.000," katanya kepada wartawan, Jumat (14/12/2018).
Dia memastikan, peserta baksos diperuntukkan untuk 300 kupon yang dibagikan ke masyarakat. Untuk memastikan peserta yang benar-benar berhak, pihaknya telah meminta rekomendasi Dukuh agar sembako yang dibagikan tepat sasaran. “Kami sediakan 300 sembako untuk keluarga penerima PKH dan sudah koordinasi dengan dukuh serta perangkat desa setempat,” ungkapnya.
Tak hanya membagikan sembako saja, tim alumni UGM tersebut juga menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 300 orang di padukuhan itu. Warga akan diperiksa oleh dokter dan beberapa tenaga kesehatan, mulai cek penimbangan berat badan, tensi, gula darah hingga asam urat.
"Ada juga pengobatan serta edukasi kesehatan, semuanya gratis,” katanya.
Budi mengungkap agenda baksos tersebut tidak mengarahkan masyarakat untuk memilih salah satu pihak dalam hal ini khususnya Jokowi-Amin. Kegiatan tersebut digelar untuk menampilkan suasana guyub dan rukun. Pasalnya, belakangan ini banyak elemen masyarakat yang terpecah termasuk di tubuh alumni UGM sendiri.
"Berbeda pilihan itu boleh tapi tidak perlu chaos, tidak perlu menjelekkan satu dan yang lainnya. Kami justru menggelorakan semangat guyub di masyarakat,” katanya.
Menurutnya, Pemilu merupakan pesta demokrasi, maka Alumni UGM Pendukung Jokowi-Amin mengajak semua pihak untuk berkompetisi secara fair, berkampanye menggunakan data bukan hayalan dan selalu membuat masyarakat senang dan gembira.
"Kami pasti lakukan sosialisasi dengan data dan tidak melakukan pembohongan demi meraih suatu target. Kami yakinkan masyarakat dengan data yang valid bukan hanya berdasar katanya,"ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Kemenhub mencatat bus terlibat 21.269 kecelakaan sepanjang 2025. Pemerintah mendorong penerapan SMK PAU untuk memperkuat keselamatan.
Menpar Widiyanti kenalkan potensi wisata yacht Indonesia kepada investor asing, dari Raja Ampat hingga pasar yacht yang ditargetkan tumbuh.
HPP gula petani tak berubah sejak 2024. APTRI mengusulkan Rp15.500/kg, tetapi keputusan pemerintah belum terbit saat musim giling 2026 berakhir.
KPK mendalami aktivitas Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum OTT, termasuk komunikasi dengan pihak swasta dan temuan uang Rp130 juta.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.