Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Facebook/Reuters-Dado Ruvic
Harianjogja.com, BANTUL—Akun Facebook milik Wakil Bupati (Wabup) Bantul Abdul Halim Muslih dibajak orang tak dikenal. Dalam akun tersebut pelaku meminta sejumlah uang kepada pejabat dan pegawai Pemerintah Kabupaten Bantul.
Salah satu korbannya adalah Rani Dwi Hapsari. Staf Dinas Pariwisata Bantul ini mengaku mendapat pesan Facebook dari akun milik Abdul Halim Muslih pada Selasa (25/12), sekitar pukul 12.49 WIB. Dalam pesan tersebut pelaku meminjam uang dengan alasan mau transfer ke rekening temannya.
Pelaku juga mengirimkan nomor rekening dan berjanji akan mengganti uang yang ditranfer pada sore hari. Rani merasa janggal dengan pesan permintaan tersebut. Ia pun mencoba menghubungi Wakil Bupati melalui sambungan telepon. "Ternyata Bapak [Abdul Halim Muslih] baru sadar kalau di-hack setelah tak telepon," kata Rani.
Rani pun mencoba mengunggah isi pesan pelaku melalui Facebook pribadinya. Ternyata banyak korban yang dikirimi pesan serupa oleh akun Facebook Wakil Bupati yang sudah diretas tersebut. Dia pun lantas berkomunikasi dengan ajudan Wakil Bupati dan diketahui banyak pejabat Bantul yang mendapat pesan permintaan uang.
Tak Cuma Wabup
Wakil Bupati Abdul Halim Muslih saat dimintai konfirmasi belum merespons. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bantul, Nugroho Eko Setyanto membenarkan informasi terkait akun Wakil Bupati dibajak orang yang tidak bertanggung jawab. Menurut Nugroho, selain Wakil Bupati akun media sosial yang juga dibajak adalah milik Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis.
Untuk sementara, Nugroho meminta tidak memercayai kedua akun yang meminta uang terebut. Dia mengatakan sudah banyak korban yang dikirimi pesan melalui akun Wakil Bupati dan Sekda Bantul, "Tapi sejauh ini belum ada informasi yang sudah transfer. Belum ada yang laporan yang transfer," kata Nugroho.
Berdasarkan hasil pelacakan, kata Nugroho sejumlah nomor rekening yang dicantumkan pelaku itu nomor rekening dari daerah luar Jawa. Disinggung soal rencana pelaporan kasus tersebut ke polisi, pihaknya belum bisa berkomunikasi dengan Wakil Bupati karena yang bersangkutan masih di luar kota.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Bantul, Riswidodo juga meminta semua pejabat di Bantul mengabaikan akun yang meminta uang tersebut. "Bagi birokrat yang memahami birokrasi tidak ada kamusnya pejabat minta uang," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.
PAD wisata Gunungkidul melampaui target pada semester I 2026. Pemda fokus membenahi retribusi, akses jalan, dan pelayanan wisata.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Presiden Prabowo segera menetapkan Jampidsus definitif setelah usulan nama calon pejabat memasuki tahap akhir pembahasan di TPA.
David Alonso dipastikan naik ke MotoGP bersama Honda mulai musim 2027 setelah menandatangani kontrak berdurasi beberapa tahun dengan HRC.