Status Anak Krakatau Turun Jadi Waspada, Radius 2 Km Terlarang
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
GKR Hemas saat memberikan keterangan pers di Kantor DPD RI DIY terkait pemecatan dirinya oleh Badan Kehormatan DPD, jumat (21/12/2018).
Harianjogja.com, JOGJA- Sejumlah warga Jogja menggelar aksi terkait konflik di kelembagaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang terjadi saat ini.
Sejumlah elemen masyarakat Jogja yang tergabung dalam Aliansi Komponen Warga DIY Cinta Konstitusi menggelar deklarasi bersama menuntut penyelamatan muruah DPD RI dari keberadaan pengurus partai politik.
"Menuntut pengembalian muruah DPD RI sebagai lembaga negara yang berisikan orang-orang yang bukan berasal dari pengurus partai politik. Hakikat dari pada DPD adalah sebagai representasi daerah," kata anggota Aliansi Komponen Warga DIY Cinta Konstitusi (Aksi) Sulaiman saat membacakan isi deklarasi di teras Gedung DPD RI di Jogja, Jumat (28/12/2018) sore.
Pembacaan deklarasi itu juga diikuti tiga anggota DPD RI, yakni Afnan Hadikusumo, Hafidh Asrom, dan G.K.R. Hemas yang keanggotaannya diberhentikan sementara oleh BK DPD RI.
Dalam poin berikutnya, aliansi itu juga menolak keberadaan Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua DPD RI sebab kedudukannya di lembaga negara itu dinilai ilegal dan masih dalam proses sengketa hukum.
Selanjutnya, kata Sulaiman, aliansi memberikan dukungan penuh kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat untuk tetap mencoret keikutsertaan OSO yang tercatat sebagai pengurus partai politik dalam pencalegan DPD RI pada Pemilu 2019.
Lebih dari itu, deklarasi bersama tersebut juga menyatakan penolakan keras terhadap keputusan Badan Kehormatan DPD RI yang memberhentikan semantara G.K.R. Hemas sebagai anggota DPD RI karena dianggap melanggar ketentuan UU MD3 Pasal 313.
"BK DPD c.q. kepemimpinan ilegal DPD telah menzalimi G.K.R. Hemas yang secara faktual dan legal adalah representasi DIY yang dipilih rakyat dengan persentase perolehan terbanyak nasional," kata Sulaiman diikuti peserta deklarasi.
Seusai deklarasi itu, G.K.R. Hemas mengatakan bahwa warga Yogyakarta yang ikut serta dalam deklarasi itu seluruhnya sadar dan paham tentang hukum sehingga memiliki keinginan untuk menegakkan konstitusi.
"Masyarakat Yogyakarta sadar betul dengan adanya ketidakbenaran pelaksanaan putusan MK [tentang larangan pengurus partai politik menjadi anggota DPD RI]," kata istri Gubernur DIY Sri Sultan H.B. X ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Status Gunung Anak Krakatau turun dari Siaga ke Waspada setelah aktivitas menurun. Radius 2 km dari pusat aktivitas masih terlarang.
Debut Juergen Klopp bersama Timnas Jerman berakhir imbang 1-1 melawan Belanda. Gakpo mencetak gol injury time, sementara Portugal dan Norwegia menang.
Aprilia Racing tak menerapkan team orders selama Jorge Martin dan Marco Bezzecchi masih punya peluang matematis juara MotoGP 2026.
Malware RatHat menyamar sebagai aplikasi populer dan mengeksploitasi aksesibilitas Android. Malware ini dapat mencuri password, PIN, dan kode OTP.
ADB menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Vietnam 2026 menjadi 7,8%. Indonesia diproyeksikan tumbuh 5,2%. Ini faktor pendorongnya.
MotoGP memperpanjang kontrak dengan Algarve International Circuit hingga 2029. GP Portugal 2026 digelar 20–22 November di Portimao.ss