Tiga Buah Lokal Jogja Diajukan untuk Sertifikasi Varietas
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Bupati Bantul Suharsono ikut menyumbangkan lagu di acara Bantul Night Legend di Gua Selarong, Selasa (1/1/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL-Acara pentas musik bertajuk Bantul Night Legend yang sedianya digelar di Pantai Parangkusumo akhirnya dipindahkan ke kawasan wisata Gua Selarong. Perpindahan acara hiburan di malam Tahun Baru 2019 ini tidak lepas adanya peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofiika (BMKG) DIY.
BMKG DIY sudah mengimbau masyarakat yan berlibur di pantai untuk waspada karena adanya potensi angin kencang yang dapat memicu tinggi gelombang air di laut selatan Jawa. Ketinggian air bisa mencapai 3-3,5 meter.
Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto mengakui alasan memindahkan acara Bantul Night Legend karena imbauan BMKG, "Secara umum ada imbauan agar tak melaksanakan kegiatan di sepanjang pantai," kata Kwintarto, di sela-sela acara Bantul Night Legend di Gua Selarong, Senin (31/12/2018) malam.
Kwintarto mengaku menhormati imbauan tersebut dan pihaknya harus mematuhinya sebagai etika berpemerintahan untuk saling menghormati. Selain alasan tersebut, alasan lainnya yang menguatkan kepindahan pesta malam tahun baru Dinas Pariwisata adalah karena kejadian tsunami di Selat Sunda beberapa waktu lalu masih terbayang di masyarakat.
Ia tidak ingin menggelar kegiatan namun penonton atau yang terlibat dalam kegiatan gelisah. "Agar memori traumatik kegiatan di pantai itu berbahaya hilang dulu," ucap Kwintarto. Kegiatan Bantul Night Legend diisi dengan hiburan lagu-lagu Koes Plus.
Acara tersebut juga dihadiri Bupati Bantul Suharsono dan istri Erna Kusmawati, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Bantul. Dalam kesempatan itu Bupati Bantul juga ikut menyumbangkan tiga lagu Koes Plus. Namun sebelum acara dimulai, semua yang hadir juga terlebih dahulu mengheningkan cipta dan mendoakan para korban tsunami Selat Sunda.
Lebih lanjut Kwintarto mengatakan Bantul Night Legend di Gua Selarong juga diharapkan dapat mengangkat objek tersebut. Karena objek wisata sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro itu belum terlalu ramai. Padahal sekitar 35 tahu lalu Gua Selarong menjadi andalan wisata para pelajar.
Saat ini pihaknya juga terus berupaya menambah sejumlah fasilitas di sekitar Gua Selarong. Setelah melengkapi ampliteater untuk pentas dan pemutaran film dokumenter Pangeran Diponegoro, tahun depan rencananya akan dilengkapi dengan kolam renang untuk anak-anak.
Selain di Gua Selarong, hiburan bersama malam Tahun Baru juga digelar di Lapangan Paseban. Namun hiburan di depan kantor Bupati Bantul ini wayangan. Banyaknya masyarakat yang hadir, parkir kendaraan pun meluber hingga jalan protokol. Namun kondisi lalu lintas sekitar Jalan Sudirman masih lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Tahun ini kita mau proses (sertifikasi) tiga tanaman lokal. Ada alpukat Surokarsan, pisang Morosebo dan pisang Gendruwo,”
Embarkasi haji berbasis hotel di DIY diklaim sukses tanpa keluhan krusial. Sistem ini disebut lebih nyaman dan efisien bagi jemaah.
Google resmi memperkenalkan Gemini Spark, AI agent terbaru yang dapat bekerja otomatis 24 jam tanpa terus menerima perintah pengguna.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.