Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Pedagang dan pembeli bertransaksi di Pasar Playen, Rabu (2/1/2018)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Selama libur Natal dan Tahun Baru 2019 sejumlah harga kebutuhan pokok dinilai meningkat. Hal tersebut dikarenakan pengaruh kebutuhan masyarakat yang meningkat sementara stok yang terbatas.
Kepala Seksi Distribusi dan Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Sigit Haryanto mengatakan kenaikan pengaruh karena adanya permintaan pasar yang banyak, sedangkan stok dipedagang berkurang.
“Stoknya terbatas karena, dari petani dan pedagang juga terbatas. Beberapa sayuran naik karena petani beralih ke tanaman pangan, karena pergantian musim dari musim kemarau ke musim hujan,” ujar Sigit, Rabu (2/1/2018).
Beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan seperti daging ayam broiler saat ini menyentuh angka Rp37.000/kg sebelumnya Rp35.000/kg. Telur ayam broiler juga sempat mengalami kenaikan mencapai Rp26.000/kg, namun kini turun menjadi Rp24.000/kg.
Kemudian pada sektor sayur-sayuran juga mengalami kenaikan seperti tomat merah yang sebelumnya Rp7.300/kg menjadi Rp10.000/kg, kemudian tomat hijau yang sebelumnya Rp6.600/kg menjadi Rp8.500/kg. Kol/kobis dari sebelumnya Rp7.600/kg menjadi Rp9.500/kg.
“Bawang merah juga signifikan naiknya, sebelumnya Rp28.000/kg saat ini menjadi Rp35.000/kg. Namun untuk beberapa komoditas yang sempat naik, ada yang mulai turun,” ujar Sigit.
Menurut Sigit kenaikan saat musim-musim libur merupakan hal yang biasa terjadi. Beberapa waktu lalu juga dilakukan pemantauan bersama dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mencegah kenaikan yang signifikan.
Salah seorang pedagang di Pasar Playen, Sudiyem membenarkan adanya kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok selama libur Natal dan Tahun Baru 2019 ini.
“Memang mulai naik beberapa kebutuhan pokok. Stoknya sedikit, yang pada mengantar dagangan ke pasar berkurang kalau liburan seperti ini, sementara yang beli tetap banyak,” kata Sudiyem.
Sudiyem mengungkapkan rata-rata kenaikan pada sayur-sayuran naik dikisaran Rp2.000/kg. Selain itu harga semua jenis cabai dan ayam dikatakannya juga mengalami kenaikan, begitupula harga telur.
“Kalau ayam naik, harga telur juga naik biasanya. Selain itu kalau telur dipengaruhi saat pembagian PKH [Program Keluarga Harapan] seperti ini permintaan banyak, jadi harga naik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.